Chip Langka Bikin Microsoft Kena Batunya

ADVERTISEMENT

Chip Langka Bikin Microsoft Kena Batunya

Anggoro Suryo - detikInet
Rabu, 27 Jul 2022 21:30 WIB
NEW YORK, NY - MAY 2: The Microsoft logo is illuminated on a wall during a Microsoft launch event to introduce the new Microsoft Surface laptop and Windows 10 S operating system, May 2, 2017 in New York City. The Windows 10 S operating system is geared toward the education market and is Microsofts answer to Googles Chrome OS. (Photo by Drew Angerer/Getty Images)
Foto: Drew Angerer/Getty Images
Jakarta -

Dalam laporan keuangan Q4 tahun fiskal 2022-nya, Microsoft mencatatkan kenaikan pemasukan sebesar 12% menjadi USD 51,9 miliar, namun ada beberapa bisnisnya yang mengalami penurunan pemasukan.

Bisnis yang mengalami penurunan itu antara lain adalah Windows dan Xbox. Bisnis Windows adalah bisnis inti Microsoft, dan sebelumnya sudah menikmati peningkatan penjualan selama pandemi.

Namun dalam kuartal lalu, menurut data Gartner pengapalan PC mengalami penurunan besar, mencapai 13%. Ini adalah penurunan terbesar dalam sembilan tahun terakhir, yang diakibatkan oleh tensi geopolitik yang tinggi, inflasi, dan masalah rantai pasokan komponen.

Bisnis sistem operasi Windows tentu terdampak dari penurunan pengapalan PC ini. Pemasukan Microsoft dari Windows OEM -- yang berasal dari pembayaran para pembuat PC ke Microsoft untuk membayar pemakaian Windows -- menurun 2%.

Microsoft mendeskripsikan penurunan ini sebagai produksi yang berhenti serta pasar PC yang memburuk, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Rabu (27/7/2022).

"Kami melihat adanya pelemahan pasar selama kuartal ini, jadi itu berdampak pada kami," jelas Kendra Goodenough, diretor of Microsoft investor relations.

Namun CEO Microsoft Satya Nadella masih melihat sisi positif dari penurunan ini. Menurutnya, meski pasar PC mengalami perubahan selama kuartal tersebut, Microsoft masih melihat pengapalan PC yang lebih tinggi dibanding sebelum pandemi.

Namun kondisi ini bisa saja berubah, mengingat selain langka, mungkin harga perangkat PC ke depannya pun akan meningkat, yang bisa saja berdampak pada tingkat penjualan. Asumsi ini muncul dari rencana Intel untuk meningkatkan harga prosesor serta chip-chip lain buatannya karena meningkatnya biaya produksi.

Sementara itu untuk Xbox, pemasukan Microsoft dari bisnis konsol ini menurun 11%, begitu juga penurunan 6% dari pemasukan Xbox di sisi konten dan layanan. Penurunan ini menurut Microsoft diakibatkan menurunnya monetisasi dan durasi engangement, baik untuk game buatan Microsoft ataupun pihak ketiga.



Simak Video "Microsoft Office Bakal Segera Pensiun"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT