Zyrex Jual 170 Ribu Laptop Selama 2021

Zyrex Jual 170 Ribu Laptop Selama 2021

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 05 Apr 2022 14:50 WIB
Zyrex 232 Xtreme
Ilustrasi laptop Zyrex. Foto: Muhammad Alif Goenawan/detikINET
Jakarta -

Zyrex mencatatkan penjualan produk sebesar Rp 650 miliar selama 2021, dengan total penjualan produk sebanyak 202 ribu, yang diungkap dalam laporan keuangan 2021 mereka.

Nilai penjualan ini naik 192% dibanding tahun sebelumnya, di mana penjualan produknya adalah Rp 223,5 miliar. Dari total penjualan itu, penjualan laptop dan peralatan mobile berkontribusi sebesar Rp 569,7 miliar dengan 170.610 produk yang terjual.

Sementara itu penjualan produk-produk IT nilainya adalah Rp 76,3 miliar dengan total produk sebanyak 15.836, dan produk internet of things (IoT) nilainya mencapai Rp 4,9 miliar dengan jumlah produk sebanyak 15.333 produk.

Laba kotor Zyrex selama 2021 mencapai Rp 117,6 miliar, naik 79,5% dibanding tahun sebelumnya di mana laba kotor Zyrex adalah Rp 65,6 miliar. Sementara itu laba bersih selama 2021 adalah Rp 69,7 miliar, naik dari Rp 36,4 miliar.

"Zyrex saat ini memasuki masa keemasan untuk bertumbuh secara eksponensial dengan adanya keberpihakan pemerintah terhadap produk dalam negeri," jelas Timothy Siddik, Dirut Zyrex, dalam keterangan yang diterima detikINET, Selasa (5/4/2022).

Presiden Jokowi telah mengeluarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam Rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Pemerintah memiliki target belanja APBN paling sedikit Rp 400 triliun untuk produk dalam negeri.

"Sebagai produk dalam negeri, Zyrex akan menggunakan kesempatan ini untuk melakukan pengembangan dan inovasi-inovasi baru, sehingga mengurangi ketergantungan terhadap komponen impor," tambahnya.

Untuk 2022 sendiri Zyrex menargetkan penjualan paling sedikit sebesar Rp 800 miliar dengan laba bersih setelah pajak mencapai Rp 91 miliar. Perusahaan optimis dapat mencapai target tersebut dengan pertumbuhan bisnis di tiga segmen penjualan: bisnis ke konsumen, bisnis ke bisnis dan bisnis ke pemerintah.

*Anda kini bisa cek harga dan perbandingan smartphone terbaru di detikINET. Silakan klik DI SINI.



Simak Video "4 Hal Sepele yang Ternyata Bikin Laptop Cepat Rusak "
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)