Induk Startup Kripto Luno Diguyur Rp 9,9 Triliun!

Induk Startup Kripto Luno Diguyur Rp 9,9 Triliun!

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 17 Nov 2021 07:46 WIB
Platform perdagangan kripto Luno
Induk Startup Kripto Luno Diguyur Rp 9,9 Triliun!. Foto: Luno
Jakarta -

Digital Currency Group (DCG), perusahaan yang menaungi platform perdagangan kripto Luno yang beroperasi di Indonesia, baru saja mendapatkan pendanaan terbaru, salah satu sumber berasal dari Google.

DCG telah menyelesaikan putaran investasi kedua/sekunder (secondary investment round) senilai lebih dari USD 700 juta atau setara Rp 9,9 triliun yang menjadikan valuasi perusahaan senilai USD 10 miliar atau Rp 142,4 triliun

Vision Fund II dan Latin American Fund dari Softbank memimpin sindikasi investor ekuitas, termasuk Capital G milik Google, Ribbit Capital, GIC, Tribe Capital, dan Emory University untuk membeli saham DCG.

Meski memiliki kurang lebih dari 30 karyawan, DCG telah berinvestasi di lebih dari 200 perusahaan blockchain di lebih dari 30 negara di dunia.

Secara keseluruhan, termasuk menghitung anak-anak perusahaan, DCG mempunyai lebih dari 1.000 karyawan yang tersebar di 10 kota di empat benua.Pendapatan DCG mengklaim akan melampaui Rp 14,2 triliun (sekitar USD miliar) per tahun 2021.

Anak-anak perusahaan DCG meliputi, Luno merupakan platform jual-beli aset digital yang berfokus melayani pengguna di negara-negara berkembang, terutama di Afrika, Asia, dan Eropa.

Kemudian Grayscale Investments perusahaan pengelola aset mata uang digital, Genesis yang merupakan broket mata uang digital, Foundery sebagai perusahaan penambangan bitcoin dan aset digital, CoinDesk sebuah perusahaan media keuangan, data, indeks, dan manajemen acara, dan TradeBlock merupakan platform perdagangan dan data tingkat intitusional.

Terakhir, DCG sedang membangun anak perusahaan baru yang akan diluncurkan pada 2022.

Dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Rabu (17/11/2021) DCG akan terus menangkap peluang-peluang di pasaran terkait bentuk investasi baru dalam token digital dan aset digital yang kian beragam

Selain itu, membangun tim kredit untuk mengembangkan tawaran dana pinjaman kepada perusahaan-perusahaan di industri kripto.

"Ini merupakan kesempatan yang sangat menggembirakan untuk Luno, dan rencana ekspansi kami yang ambisius ke depannya. Semenjak diakuisisi oleh DCG, September tahun lalu, pertumbuhan kami telah diakselerasi secara signifikan. Dengan putaran pendanaan kali ini, kami akan semakin dekat dengan target untuk mencapai 1 miliar pengguna di tahun 2030," ujar Co-Founder dan CEO of Luno Marcus Swanepoel.

Luno kini memiliki akses lebih terhadap dana dari investor kali ini ini beserta pengalaman mereka yang sudah sangat matang.

Keahlian dan mentorship dalam berbagai area fungsional (programming hingga marketing) akan membantu bisnisnya beroperasi dan siap untuk pertumbuhan tahap lanjut.



Simak Video "Mengulik Aset Kripto Bitcoin, Gampang Cair Lewat Sistem Faucet"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)