Zipmex Mulai Tawarkan Dogecoin

Zipmex Mulai Tawarkan Dogecoin

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 20 Jun 2021 14:50 WIB
VANCOUVER, BC - OCTOBER 29: Gabriel Scheare uses the worlds first bitcoin ATM on October 29, 2013 at Waves Coffee House in Vancouver, British Columbia. Scheare said he just felt like being part of history. The ATM, named Robocoin, allows users to buy or sell the digital currency known as bitcoins. Once only used for black market sales on the internet, bitcoins are starting to be accepted at a growing number of businesses. (Photo by David Ryder/Getty Images)
Ilustrasi. Foto: Getty Images
Jakarta -

Zipmex menghadirkan aset kripto yang belakangan viral gara-gara Elon Musk, yaitu Dogecoin, yang mulai diperdagangkan di bursa aset kripto tersebut.

Peluncuran DOGE ke dalam platform Zipmex Indonesia dilakukan bersamaan dengan tiga aset kripto ternama lainnya, yakni Stellar Lumen (XLM), Cardano (ADA), dan Binance Coin (BNB).

Country Head Indonesia, Yoga Sades Sugeharto, mengatakan bahwa cuitan Elon Musk berhasil membuat popularitas DOGE melesat. Koin digital yang tadinya hanya menjadi candaan di kalangan pegiat aset kripto tersebut kini menjadi aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar keenam di dunia.

Nilai DOGE yang tadinya hanya 0,32 dolar AS atau setara dengan Rp 4.570 per koinnya pada 2019 meroket dan mencapai all time high (ATH) atau puncak harga tertinggi pada 8 Mei 2021 di level harga 0,73 dolar AS atau sekitar Rp 10.427 per koinnya. Hasilnya, dalam waktu hanya beberapa bulan saja, kapitalisasi pasar DOGE meningkat hingga lebih dari 26 ribu persen.

"Industri aset kripto tengah berkembang pesat selama beberapa bulan terakhir, terutama sejak kuartal keempat tahun 2020 lalu. Dogecoin menjadi salah satu aset kripto yang paling banyak dilirik dan diinginkan oleh masyarakat, di luar dari Bitcoin yang dikenal sebagai top of mind. Terutama sejak Elon Musk dan cuitannya mengenai aset kripto dan Dogecoin, semakin banyak orang mulai melirik industri ini sebagai peluang investasi," tutur Yoga dalam keterangan yang diterima detikINET.

Dogecoin (DOGE) diciptakan oleh pengembang bernama Billy Marcus dan Jackson Palmer pada akhir 2013 silam. Jackson Palmer adalah manajer produk Adobe Inc. di Sydney, Australia. Sementara Marcus adalah pengembang perangkat lunak di IBM, Portland, Oregon.

Awalnya DOGE dibuat hanya sebagai lelucon untuk menyindir tren aset kripto, terutama Bitcoin. Ia menggunakan meme Shiba Inu yang saat itu tengah ramai muncul di akun-akun meme, salah satunya adalah 9GAG. Menariknya, ketika Palmer mengumumkan logo meme populer Shiba Inu sebagai ikonnya, ia menuai banyak tanggapan positif.

Sejak saat itu, DOGE mulai diminati pegiat aset kripto. Koin ikonik ini lantas digarap serius oleh pengembang. Pada tahun 2015, komunitas pencinta DOGE mulai tumbuh. DOGE kemudian dijadikan sebagai salah satu alat melakukan penggalangan dana untuk beragam event penting, mulai dari Olimpiade 2014 sampai NASCAR. Salah satu pria terkaya di dunia, Elon Musk, bahkan menjulukinya sebagai "people's crypto" atau kriptonya masyarakat.

Oleh sebab itu, diharapkan kehadiran DOGE dapat semakin memperbesar animo masyarakat, terutama pegiat kripto untuk berinvestasi di Zipmex. Bukan hanya itu saja, dalam satu hingga dua bulan mendatang, Zipmex juga akan me-listing 100 aset kripto lainnya.

Dengan semakin beragamnya aset kripto yang tersedia di Zipmex, Yoga berharap masyarakat akan semakin tertarik untuk berinvestasi di Zipmex. Terutama karena Zipmex memiliki beragam produk unggulan seperti ZipUp dan ZipLock. ZipUp dan ZipLock adalah produk simpanan atas aset digital yang memberikan bunga majemuk hingga 14 persen per tahunnya.



Simak Video "Mengulik Aset Kripto Bitcoin, Gampang Cair Lewat Sistem Faucet"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)