Microsoft Beli Nuance Rp 288 Triliun, Perkuat Bisnis Kesehatan

Microsoft Beli Nuance Rp 288 Triliun, Perkuat Bisnis Kesehatan

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 13 Apr 2021 11:44 WIB
NEW YORK, NY - MAY 2: The Microsoft logo is illuminated on a wall during a Microsoft launch event to introduce the new Microsoft Surface laptop and Windows 10 S operating system, May 2, 2017 in New York City. The Windows 10 S operating system is geared toward the education market and is Microsofts answer to Googles Chrome OS. (Photo by Drew Angerer/Getty Images)
Microsoft Beli Nuance Rp 288 Triliun untuk Perkuat Bisnis Kesehatan Foto: Drew Angerer/Getty Images
Jakarta -

Microsoft akan membeli perusahaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan pengenal suara Nuance Communications. Akuisisi ini bertujuan untuk memperkuat teknologi pengenalan suara Microsoft sekaligus bisnis kesehatannya.

Microsoft menyiapkan mahar sebesar USD 19,7 miliar atau sekitar Rp 288 triliun untuk membeli Nuance, termasuk utangnya. Perusahaan besutan Bill Gates ini akan membayar USD 56 per lembar saham Nuance, 23% lebih tinggi dari harga saham Nuance saat penutupan akhir pekan lalu.

"AI adalah prioritas terpenting teknologi, dan kesehatan adalah penerapannya yang paling mendesak," kata CEO Microsoft Satya Nadella dalam keterangan resminya, seperti dikutip dari The Verge, Selasa (13/4/2021).

"Bersama-sama, dengan ekosistem partner kami, kami akan menempatkan solusi AI paling canggih ke tangan profesional di mana saja untuk mendorong pengambilan keputusan yang lebih baik dan menciptakan hubungan yang lebih bermakna, saat kami mempercepat pertumbuhan Microsoft Cloud di Healthcare dan Nuance," sambungnya.

Nuance dikenal dengan software Dragon buatannya yang menggunakan deep learning untuk mentranskripsi ucapan dan meningkatkan akurasinya dari waktu ke waktu dengan menyesuaikan dengan suara pengguna.

Mereka telah melisensikan teknologi ini ke banyak layanan dan aplikasi ternama, termasuk asisten suara Siri milik Apple. Dragon juga dikenal sebagai teknologi terdepan dalam menghadirkan transkripsi yang akurat.

Tapi kerjasama keduanya akan difokuskan untuk bidang kesehatan digital. Nuance saat ini menawarkan solusi kesehatan seperti pengenal suara klinis, transkripsi medis dan pencitraan medis.

Teknologi kesehatan milik Nuance, termasuk platform Dragon Medical One yang diatur untuk mengenali istilah medis, telah digunakan lebih dari setengah juta dokter di seluruh dunia dan 77% rumah sakit di Amerika Serikat.

Nuance akan menjadi akuisisi terbesar kedua yang dilakukan Microsoft setelah membeli LinkedIn pada tahun 2016. Saat itu mereka mengeluarkan USD 26 miliar untuk membeli jejaring kerja profesional tersebut.

Microsoft juga baru-baru ini mengakuisisi perusahaan game Zenimax dengan nilai USD 7,5 miliar. Raksasa software dan cloud itu juga dikabarkan akan membeli Discord, layanan chat untuk gamer, dengan nilai sekitar USD 10 miliar.



Simak Video "Microsoft Berniat Caplok Aplikasi Discord "
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)