Terungkap! Ini Kegiatan Jack Ma Selama Menghilang

Terungkap! Ini Kegiatan Jack Ma Selama Menghilang

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 10 Feb 2021 18:22 WIB
SUN VALLEY, ID - JULY 08: Masayoshi Son, founder and chief executive officer of SoftBank, the chief executive officer of SoftBank Mobile, and current chairman of Sprint Corporation, attends the Allen & Company Sun Valley Conference on July 8, 2015 in Sun Valley, Idaho. Many of the worlds wealthiest and most powerful business people from media, finance, and technology attend the annual week-long conference which is in its 33rd year.  (Photo by Scott Olson/Getty Images)
Son (tengah) bersama Jack Ma (kanan). Foto: Getty Images
Tokyo -

Apa yang kira-kira dilakukan Jack Ma saat menghilang beberapa waktu silam? Salah satunya ternyata berkomunikasi erat dengan sobatnya Masayoshi Son dan bertukar gambar.

Son angkat bicara soal hubungan mereka belakangan ini, terutama setelah sang pendiri Alibaba dan perusahaannya mendapat kekangan pemerintah China. Son, CEO Softbank yang langganan jadi orang terkaya di Jepang, menyebut ia tetap berhubungan dengan Jack Ma, bahkan ketika Jack Ma menghilang dari pandangan publik selama sekitar 3 bulan.

Son dan Softbank memang pendukung awal bagi Alibaba dengan mengucurkan modal bagi mereka sebesar USD 20 juta pada 20 tahun silam. Ketika Alibaba IPO tahun 2014, investasi itu bernilai USD 60 miliar.

"Tapi kami tidak selalu berbicara tentang bisnis. Jack Ma suka menggambar dan telah mengirim saya beberapa gambar," sebut Son tentang pembicaraan mereka, seperti dikutip detikINET dari CNN, (10/2/2021).

Son pun membalas dengan mengirim gambar yang ia buat, terkadang ia sampai menyempatkan diri menggambarnya sebelum tidur. "Sekitar setengah jam, sebelum saya tidur, saya menggambar beberapa dan menunjukkannya pada dia," kata Son lagi.

Son menganggap Ma sebagai teman sepanjang hidup. Sebelum pandemi Corona melanda, mereka makan malam bersama setiap bulan untuk membicarakan tentang kehidupan dan pekerjaan. Son sempat menjadi direksi Alibaba dan Ma direksi Softbank, namun sekarang memang sudah tidak lagi.

Son menegaskan bahwa Alibaba tetap menjadi aset investasi yang paling berharga. Mengenai regulasi ketat yang mungkin akan diterapkan pemerintah China pada Alibaba dan Ant Financial, Son tidak mempermasalahkannya.

"Regulasi itu diperlukan. Saya pikir apa yang mereka diskusikan saat ini adalah sesuatu yang sudah dilakukan di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dan tidak melampaui apa yang kita lihat di negara-negara itu," cetus Son.

Son tidak mau berkomentar kenapa Jack Ma berani mengkritik pemerintah China yang membuatnya disergap. "Saya tidak tahu detailnya. Jadi saya tidak memberikan komentar apapun tentang itu," ujarnya.



Simak Video "Jack Ma yang Menghilang Lalu Muncul Lagi Sudah Direncanakan?"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)