Teknologi Jadi Nafas Mulusnya Bisnis Tokopedia

Teknologi Jadi Nafas Mulusnya Bisnis Tokopedia

Nurcholis Maarif - detikInet
Senin, 16 Nov 2020 18:30 WIB
Tokopedia
Foto: Tokopedia
Jakarta -

Tokopedia saat ini punya empat lini bisnis, yaitu marketplace dan pembayaran, fintech, logistik dan fulfillment, dan mitra Tokopedia. Keempat lini bisnis itu dijalankan dengan mengandalkan teknologi.

Vice Chairman dan Co-Founder Tokopedia, Leontinus Alpha Edison mengatakan Tokopedia menyadari teknologi dapat menjadi katalis yang membantu untuk mencapai misi dalam mewujudkan pemerataan ekonomi secara digital di seluruh Indonesia. Bisa dibilang teknologi adalah 'nafas' dari Tokopedia itu sendiri.

Selama 11 tahun berdiri, teknologi menjadi salah satu prioritas Tokopedia. Makanya ia mengatakan Tokopedia kini menjelma menjadi perusahaan teknologi Indonesia terus bertransformasi ke level yang lebih tinggi, yaitu super ecosystem.

Ia mengatakan ketika awal berdiri, Tokopedia harus membangun kepercayaan dari para pengguna sekaligus membangun kebiasaan mereka untuk berbelanja melalui Tokopedia. Seiring berjalannya waktu, kebutuhan pengguna semakin kompleks dan terus berkembang.

"Kami melihat bahwa bukan hanya Tokopedia yang tumbuh, pengguna kami pun terus tumbuh. Ketika awal Tokopedia berdiri, kebutuhan pengguna adalah untuk berbelanja, setelah itu, muncul kebutuhan lainnya seperti fintech, same day delivery, dan lain sebagainya. Nah ini yang kami coba akomodir menggunakan teknologi," ujar Leon dalam keterangan tertulis, Senin (16/11/2020).

Saat membangun Tokopedia pada tahun 2009 silam, Leon bersama William Tanuwijaya didorong oleh kesenjangan akses yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Keduanya ingin agar kemudahan akses yang mereka dapatkan di Jakarta ketika merantau juga bisa dirasakan oleh keluarga dan teman-teman mereka di kampung halaman.

Leon juga bercerita sejak dulu hingga saat ini, Tokopedia selalu fokus pada misi untuk mewujudkan pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia. Walaupun saat ini Tokopedia sudah menjangkau 98% kecamatan di Indonesia, masih banyak potensi yang bisa dimaksimalkan demi membantu masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan mereka dan bertransaksi antarpulau.

"Ketika Tokopedia dibangun, Tokopedia melihat teknologi sebagai sebuah enabler yang memungkinkan Tokopedia untuk menghadirkan layanan dan kemudahan kepada masyarakat," ujar dia.

"Saat ini, Tokopedia melihat teknologi sebagai sebuah innovator. Ke depannya, Tokopedia ingin memanfaatkan teknologi sebagai sebuah revenue generator yang memungkinkan semua orang untuk memanfaatkan peluang mereka dengan sebaik-baiknya," imbuh Leon.

Halaman selanjutnya: Mengembangkan big data...



Simak Video "BLACKPINK Dikonfirmasi Tampil di Tokopedia"
[Gambas:Video 20detik]