Layanan Chat Berbasis AI Mulai Jadi Andalan Perusahaan Paket

Layanan Chat Berbasis AI Mulai Jadi Andalan Perusahaan Paket

Josina - detikInet
Jumat, 18 Sep 2020 16:10 WIB
ninja xpress ilustrasi
Foto: istimewa
Jakarta -

Ninja Xpress perusahaan logistik pengiriman berbasis teknologi hadirkan layanan chat berbasis Artificial Intelligence (AI) yang disebut dengan Ninja Chat.

Hadirnya Ninja Chat ditujukan untuk mempermudah bagi penjual dan konsumen dalam proses pengiriman barang. Ninja Chat ini nantinya akan tersedia di platform aplikasi pesan media sosial seperti Facebook Messenger, Telegram, dan WhatsApp.

Dengan layanan Ninja chat, konsumen juga bisa melakukan tanya jawab real-time dengan customer service perihal pelacakan paket dan segala hal berkaitan dengan pengiriman mereka.

Selain konsumen, penjual juga akan mendapatkan pemberitahuan agar bisa melacak pesanan mereka di setiap proses pengiriman, baik dalam mengelola reservasi untuk penjemputan barang mereka sesuai alamat yang dituju, juga mendapatkan akses langsung untuk bertanya dengan tim customer service Ninja Xpress.

Dalam proses pengembangan layanan chat ini, Ninja Xpress mengintegrasikan secara mendalam dengan menggunakan sistem AI. Pada saat yang sama, fitur ini akan dapat menyesuaikan, memprediksi, serta menghadirkan solusi yang biasa dihadapi baik dari sisi perilaku atau tantangan khusus dari konsumen ataupun shippers Ninja Xpress.

"Saat ini dengan layanan chat berbasis teknologi AI, Ninja Xpress dapat memberikan pengalaman yang lebih personal kepada shippers layaknya interaksi tatap muka," ujar Country Head Ninja Xpress, Ignatius Eric Saputra dalam pernyataan yang diterima detikINET, Jumat (18/9/2020).

"Tim Ninja Xpress juga tengah memberikan edukasi terkait layanan Ninja Chat kepada konsumen dan shipper melalui media sosial dan website resmi Ninja Xpress. Terlebih lagi dalam menghadapi rentetan musim belanja nasional, Ninja Xpress terus berupaya untuk meningkatkan kinerja logistik agar dapat memberikan layanan yang terbaik bagi shippers dan pelanggan," lanjutnya.



Simak Video "Peneliti Uji Coba Robot untuk Bantu Dokter Bedah Jahit Pasien"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)