Tawon Pembunuh Bikin Ilmuwan Amerika Ketakutan

Tawon Pembunuh Bikin Ilmuwan Amerika Ketakutan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 05 Agu 2020 08:58 WIB
Tawon Pembunuh
Tawon pembunuh yang tertangkap di Amerika. Foto: istimewa
Washington -

Tawon raksasa Asia yang sering dijuluki tawon pembunuh, Vespa mandarinia, untuk pertama kalinya terlihat di Amerika Serikat, tepatnya di negara bagian Washington. Kedatangan spesies asing ini menimbulkan ketakutan besar baik di kalangan ilmuwan ataupun warga negeri Paman Sam.

Beberapa orang bersaksi melihat tawon tersebut sejak akhir Desember, di mana sejauh ini belum diketahui bagaimana prosesnya bisa sampai di AS. Ilmuwan cemas lantaran tawon itu salah satu mangsanya adalah kawanan lebah yang penting bagi beberapa tanaman di sana.

Padahal, para petani bergantung pada lebah madu untuk melakukan penyerbukan pada tanaman seperti apel, cherry dan blueberry. Spesies invasif semacam tawon pembunuh ini bisa mengubah kondisi ekologi menjadi lebih buruk secara permanen.

"Bisa menjadi berbeda selamanya. Kita harus mengajari orang tentang bagaimana mengenali dan mengidentifikasi tawon ini ketika populasinya masih kecil, sehingga bisa memberantasnya saat kita masih punya kesempatan," cetus Todd Murray, spesialis spesies invasif.

Saking waspadanya mereka, dibuatlah aplikasi smartphone untuk warga agar mereka dapat melapor segera begitu melihat ada tawon pembunuh. "Jika melihatnya, orang-orang harus melaporkannya sesegera mungkin," kata ilmuwan Tim Lawrence.

Akan tetapi warga diminta tidak langsung bertindak jika melihatnya melainkan melapor ke otoritas. "Jangan coba-coba melakukannya sendiri. Jika melihatnya, langsung lari dan panggil kami," sebut Washington State University's Department of Entomology. Itu karena tawon ini dianggap berbahaya dan sengatannya amat menyakitkan.

Media setempat pun ramai membahas soal ini. Bahkan untuk memberantas, sempat dibahas kemungkinan mengandalkan belalang sembah. "Praying mantises will save us all from murder hornets," begitu headline beberapa waktu silam.

"Belalang sembah diketahui memakan serangga lain. Melegakan bahwa tawon pembunuh juga termasuk dalam menu mereka," tulis Cnet, sembari memuat video bagaimana belalang sembah melumpuhkan tawon pembunuh.

Kini, ilmuwan ingin bisa memberantasnya dengan jebakan yang telah mereka buat di banyak titik. Kabar baik bagi mereka, tawon itu tertangkap dalam jebakan botol di pertengahan Juli dan dipastikan merupakan spesies tawon raksasa Asia.

Mereka berniat memburu seluruh tawon pembunuh itu hanya dalam waktu dua bulan sebelum musim berkembang biak. Jika tidak dicegah, populasi hewan dengan nama ilmiah Vespa mandarinia ini bakal merebak di pertengahan Desember.

"Menghancurkan sarangnya sebelum ratu baru muncul akan mencegah penyebaran spesies yang invasif ini," sebut Departemen Pertanian yang sedang sibuk menangani tawon pembunuh.



Simak Video "Sarang Pertama Tawon Raksasa Asia Ditemukan di AS, Ilmuwan Bergerak!"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)