COVID-19 Bikin Keok Industri Smartphone di 2020

COVID-19 Bikin Keok Industri Smartphone di 2020

Agus Tri Haryanto - detikInet
Jumat, 05 Jun 2020 06:34 WIB
Ilustrasi pengguna smartphone
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Industri smartphone secara global tengah diuji dengan pandemi COVID-19. Menurut IDC, pasar ponsel pintar akan menurun 11,9% dari tahun ke tahun pada 2020 dengan pengiriman sebanyak 1,2 miliar juta unit saja.

Sedangkan pada semester pertama tahun ini, IDC menyebutkan pengiriman smartphone anjlok 18,2%, akibat dampak ekonomi makro dari merebaknya virus Corona yang terus mempengaruhi pengeluaran konsumen.

Kondisi suram pasar smartphone ini tidak akan cerah pada tahun 2020. IDC mengungkapkan momen pertumbuhan kembali pengapalan ponsel diperkirakan terjadi pada kuartal pertama 2021.

Menurut IDC, pasar ponsel pintar akan menurun 11,9% dari tahun ke tahun pada 2020 dengan pengiriman sebanyak 1,2 miliar juta unit.Menurut IDC, pasar ponsel pintar akan menurun 11,9% dari tahun ke tahun pada 2020 dengan pengiriman sebanyak 1,2 miliar juta unit. Foto: IDC

"Lockdown secara nasional dan meningkatnya pengangguran telah mengurangi keyakinan konsumen dan memprioritaskan kembali pengeluaran untuk barang-barang penting, secara langsung pada penyerapan smartphone dalam jangka pendek," tutur Sangeetika Srivastava, senior research analyst dari IDC.

Harapan industri smartphone bangkit bisa datang dari muncul berbagai lini ponsel 5G.

"5G diharapkan menjadi katalis sepanjang periode perkiraan yang akan memainkan peran penting dalam pemulihan pasar ponsel cerdas di seluruh dunia pada 2021," ucapnya.

Bila berbicara pasar per wilayahnya yang paling terdampak, IDC menyebutkan bahwa China. Namun, tanda-tanda perbaikan mulai terlihat saat lockdown dan gangguna rantai pasokan mulai sedikit berkurang.

Sebagian besar pabrik-pabrik di sana telah kembali beroperasi, walau ada pembatasan perjalanan dan logistik. IDC memperkirakan pasar domestik di China hanya menurun satu digit pada tahun 2020.

Sebaliknya, pasar di Eropa yang akan terpukul akibat pandemi COVID-19, seperti di Italia dan Spanyol yang bisa menyebabkan penurunan dua digit pada tahun ini.

IDC pun berharap kepada para vendor untuk memutar strategi yang tepat, misalnya peluncuran dan membentuk kerja sama yang kuat dengan e-Commerce.



Simak Video "Realme Duduki Top 5 Pasar Ponsel Asia Tenggara"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)