IBM Bentuk Komunitas Blade.org
- detikInet
Jakarta -
IBM membentuk komunitas industri yang terkait dengan server BladeCenter. Ternyata dibalik pembentukan komunitas itu, banyak vendor yang berminat jadi anggota pendiri. Siapa saja? Mau apa mereka?Menurut keterangan tertulis yang diterima detikinet Jumat (16/9/2005), IBM mengumumkan rencananya untuk membentuk suatu komunitas industri yang terkait dengan BladeCenter, yakni Blade.org. IBM dalam keterangan resminya menyebutkan perusahaan-perusahaan industri yang telah menyatakan minat untuk menjadi anggota pendiri komunitas blade. Perusahaan-perusahaan itu adalah Brocade, Cisco, Citrix Systems, IBM, Intel Corporation, Network Appliance, Nortel, Novell dan VMware. Menurut IBM, tujuan dari pembentukan komunitas itu organisasi kolaboratif yang berfokus untuk mempercepat perluasan solusi-solusi untuk BladeCenter, sebuah desain yang dikembangkan oleh IBM dan Intel.Country Manager Systems and Technology Group PT IBM Indonesia, Suryo Suwingjo mengklaim BladeCenter sebagai platform server blade yang paling terbuka di industri, dan Blade.org dapat membantu lahirnya berbagai solusi pelanggan sesuai kebutuhan aplikasi mereka yang berbeda-beda. "Melalui program interoperabilitas IBM BladeCenter yang baru, kami membuka kesempatan yang lebih luas bagi industri untuk memanfaatkan ekosistem BladeCenter tersebut," tutur Suryo.SVP Ethernet and Wireless Systems Technology Group Cisco Systems, Kathy Hill mengatakan, Cisco sudah menyadari manfaat server blade yang dapat dinikmati pelanggan kami sejak jauh-jauh hari. "Cisco gembira dapat bekerja sama dengan Intel dan IBM untuk menyediakan solusi-solusi berbasis standar bagi pelangaan yang memilih untuk menyebarkan server blade," ujar Hill.Menurut General Manager Server Platforms Group Intel, Kirk Skaugen, perusahaan-perusahaan dapat meraih manfaat melalui solusi-solusi baru yang menyederhanakan infrastruktur mereka, sehingga mereka dapat memenuhi permintaan pasar secara cepat. "Komunitas ini diharapkan dapat membantu memperluas kolaborasi industri dan memberikan kesempatan untuk menciptakan solusi-solusi inovatif," papar Skaugen.Secara garis besar, organisasi itu bertujuan untuk mempercepat pengembangan dan inovasi yang terkait dengan teknologi Blade, dan akan memungkinkan mitra-mitra dalam ekosistem BladeCenter untuk menguji dan menginteroperasikan produk-produk mereka pada BladeCenter. Hal itu diklaim IBM akan memicu pengembangan komunitas ini dan inovasi di bidang Voice over IP, solusi spesifik industri, keamanan dan berbagai teknologi lainnya. IBM Perluas Jaringan ke BatamIBM memperluas jaringan yang mendukung purna jual dengan membuka pusat layanan di Batam. Untuk layanan tersebut, IBM menggandeng mitra lokal PT Halcom Integrated Solutions. Hal itu membuat Batam menjadi unit IBM Service Authorized (ISA) ke-28."Batam adalah salah satu target pasar utama bagi IBM. Kami berkomitmen menyediakan layanan dengan kualitas terbaik melalui pusat ISA ini," ujar Fetra Syahbana, Country Territory Manager Global Small and Medium Business PT IBM Indonesia.Menurut IT Account Manager PT Halcom Integrated Solutions, Donald Siahaan, pusat layanan itu dapat mengurangi waktu perbaikan dan menyediakan layanan terintegrasi kepada pelanggan IBM di Batam. Fasilitas ini juga berdampak positif pada kepuasan pelanggan akan purna jual IBM."Solusi SCM Halcom terintegrasi dengan IBM secara online, sehingga memungkinkan kami untuk meningkatkan kemampuan operasional kami," papar Donald.
(rouzni/)