Rabu, 29 Agu 2018 22:38 WIB

Rp 3 Triliun, Modal Grab Dorong Startup Lokal Go International

Agus Tri Haryanto - detikInet
Grab Ventures Siap Danai Startup Lokal Go International. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto Grab Ventures Siap Danai Startup Lokal Go International. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta - Melalui Grab Ventures, Grab menunjukkan komitmennya dalam mendukung startup Indonesia untuk ekspansi ke luar negeri. Dana investasi sebesar Rp 3 triliun telah disiapkan oleh Grab.

Grab Ventures di Indonesia ini sendiri merupakan perpanjangan tangan dari inovasi terbaru perusahaan, di mana Grab mengalokasikan investasi USD 250 juta atau senilai Rp 3 triliun bagi para startup di Tanah Air.

"Secara resmi, pada hari ini kita luncurkan Grab Ventures di Indonesia. Kita harapkan startup-startup Indonesia bergabung di sini," ujar Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata di Jakarta, Rabu (29/8/2018).

g


Ridzki menyebutkan Grab Ventures merupakan inisiatif terbaru dari Master Plan 2020 Grab 4 Indonesia yang telah diperkenalkan pada Februari 2017 lalu.

"(Grab Ventures) ini komitmen kita terhadap masa depan Indonesia. Kita ingin menjadi bagian partisipasi yang aktif, di mana Indonesia menuju ekonomi digital terbesar di 2020," tuturnya.

Grab Sediakan Rp 3 Triliun Dorong Startup Lokal Go InternationalGrab Ventures Siap Danai Startup Lokal Go International. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto


Sebelumnya, Grab Ventures telah diperkenalkan secara regional bulan Juni lalu di Singapura. Program ini memiliki tujuan untuk menemukan dan mengembangkan pemimpin teknologi generasi berikutnya di Asia Tenggara, sekaligus mendorong inovasi dan digitalisasi.

Di Grab Ventures, Grab akan bermitra atau berinvestasi di perusahaan rintisan yang ingin menjawab tantangan di bidang mobilitas, makanan, logistik, fintech, dan tantangan lainnya di bidang O2O



Adanya Grab Ventures di Indonesia ini akan membantu startup-startup lokal pilihan untuk tumbuh lebih cepat di tingkat nasional dan juga Asia Tenggara. Grab akan menyediakan dukungan menyeluruh termasuk akses terhadap pasar (market access), mentorship, keahlian teknologi, dan investasi strategis.

Pada kesempatan yang sama, Grab Ventures juga mengumumkan Grab Ventures Velocity, program yang khusus bertujuan untuk mendukung startup-startup yang sedang berkembang lebih lanjut (scale up).

Program tersebut sejalan dengan agenda Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dan para mitra, termasuk Amazon Web Services (AWS) dan MDI Ventures, inisiatif modal ventura milik Telkom Indonesia.

Target Cetak 100 juta Wirausaha Mikro di Asia Tenggara

Di lain kesempatan, Grab coba memberikan fasilitas pembiayaan mikro kepada ribuan usaha mikro kecil menengah (UMKM) kuliner yang tergabung dalam GrabFood bersama Bank Mandiri di Bodetabek dan Pembiayaan Faedah Mikro bersama BRIsyariah bagi para merchant GrabFood di Yogyakarta dan Surabaya.

"Grab menghadirkan inisiatif untuk mendukung tujuan kami yaitu menciptakan peluang pendapatan bagi 100 juta wirausaha mikro di Asia Tenggara pada tahun 2020," ujar Mediko Azwar, Direktur Marketing Grab Indonesia.

Di sistem pembayaran, saat ini Grab telah menggandeng OVO. Sistem pembayaran ini bisa digunakan untuk memesan makanan melalui GrabFood, mengirim paket melalui GrabExpress, atau memesan kendaraan dengan berbagai layanan transportasi Grab. Saat ini, Grab memberikan layanan on-demand di 137 kota Indonesia.

Khusus layanan GrabFood telah memiliki 60.000 merchant di 28 kota di seluruh Indonesia. Seperti Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Bali, Makassar, Medan, Palembang, Semarang, Yogyakarta, Malang, Solo, Manado, Batam, Bandar Lampung, Cirebon, Samarinda, Pekanbaru, Balikpapan, Padang, Pontianak, Banjarmasin, Jambi, Sukabumi, dan Cimahi

(rou/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed