Jumat, 03 Agu 2018 19:10 WIB

Bos Oppo Menyeberang ke Realme

Rachmatunnisa - detikInet
Sky Li. Foto: Realme Sky Li. Foto: Realme
Jakarta - Eksekutif senior Oppo Bingzhong Li atau akrab disapa Sky Li, mengundurkan diri. Dia mendirikan Realme, smartphone murah yang menyasar anak muda.

Pengunduran diri ini diumumkan Sky Li melalui akun media sosial miliknya. Di masa depan, Realme akan fokus menyediakan smartphone yang menggabungkan kinerja cepat, desain stylish dan harga yang terjangkau.

Sky Li sebelumnya adalah mantan Vice President & Head of Overseas Business Department Oppo yang berhasil mengembangkan bisnis Oppo di 31 negara, termasuk di Indonesia dan negara-negara lain di Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika dan Oceania.



Di bawah kepemimpinan Sky Li, Oppo menjadi merek smartphone yang selalu berada di peringkat tiga besar di banyak negara. Pengalaman ini tentunya menjadi bekal bagi Sky Li membesarkan Sky Li.

Realme didirikan dari pengalaman bisnis Sky Li di pasar luar negeri selama bertahun-tahun. Menurut penelitian selama bertahun-tahun dan interaksi yang mendalam dengan konsumen, Sky Li menemukan bahwa meski anak muda di seluruh dunia memiliki keinginan berbeda tentang sebuah smartphone, mereka memiliki tuntutan yang sama, yakni kinerja dan desain.

Bagi anak muda di seluruh dunia, smartphone bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga perangkat utama untuk bersosialisasi, hiburan, bekerja dan belajar. Selain itu, desain serta penampilan smartphone juga dianggap sebagai simbol kepribadian mereka.

"Namun, saat ini harga ponsel pintar masih dianggap cukup tinggi bagi mereka yang mencari kinerja dan desain pada saat yang bersamaan. Mereka sering mengeluh bahwa kinerja smartphone mudah melambat, atau kinerja baterai buruk, atau desain yang cenderung membosankan," papar Sky Li.

Untuk memecahkan permasalahan tersebut, Sky Li menciptakan Realme yang berfokus untuk menyediakan produk smartphone yang memiliki konsep 'power meets style' atau integrasi dari kinerja yang cepat dan desain.

Memasuki pasar Indonesia, Realme pun menyiapkan amunisi untuk menaklukkannya. Laporan 'Quarterly Mobile Phone' lembaga riset pasar IDC Tracker untuk kuartal IV 2017 dan tahun 2017 secara keseluruhan.

Angka pengiriman smartphone di Indonesia tercatat mencapai 7,8 juta unit sepanjang periode tersebut dengan total pengiriman tahunan sebanyak 30,4 juta unit pada 2017.



Di bawah kepemimpinan Sky Li, Realme akan fokus pada permintaan pasar akan smartphone dengan harga terjangkau, memiliki kinerja yang cepat serta desain yang stylish yang saat ini masih cukup tinggi.

"Realme juga akan menjadikan Indonesia sebagai momentum awal untuk bergerak menjadi pemain smartphone di pasar global," tutupnya. (rns/rou)