"Sejak revitalisasi StarBox pada November 2015, penggunanya sudah mencapai sekitar 100 ribu UKM. Berarti tinggal 900 ribu UKM lagi karena tahun depan kami targetkan mencapai satu juta UKM," kata Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin, Selasa (15/12/2015).
StarBox merupakan revitalisasi dari ShopBox yang sebelumnya diluncurkan Telkom pada 2014 lalu. Produk ini adalah sebuah solusi untuk memudahkan pelaku bisnis UMKM menikmati konektivitas dan aplikasi BosToko sekaligus registrasi smartbisnis secara terintegrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga solusi yang terintegrasi meliputi konektifitas berupa akses internet berkecapatan tinggi, tambahan akses WiFi pada jutaan titik dengan kartu Telkomsel Simpati.
Ia menjelaskan, tiga pendekatan strategis Telkom dalam mengembangkan StarBox yaitu Product Based Approach, Solution Based Approach, dan Community Based Approach.
"StarBox wujud komitmen Telkom untuk senantiasa mendukung pengembangan UKM Indonesia untuk lebih Maju, Modern dan Mandiri. Kami yakin UMKM akan mampu mengambil peluang dan memenangkan persaingan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) melalui pemanfaatan ICT," ujar Awaluddin.
Untuk mendukung dan mempercepat perluasan program UKM Goes Digital ini, Telkom menggandeng Telesindo-Shop serta modern channel Alfa-Mart di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Direktur Penjualan dan Marketing Telesindo Shop Gatot B Haryono mengatakan siap bekerjasama dengan Telkom untuk menjadi mitra distribusi kartu StarBox.
"Selama ini StarBox melakukan distribusi dengan konsep offline, maka dengan Telesindo bisa dilanjutkan dengan distribusi online," ujar Gatot.
Menurutnya, Telesindo bekerjasama dengan 12.000 jaringan Alfamart, di mana pada tahun 2016 ditargetkan jumlahnya bertambah sebanyak 2.200 jaringan.
(rou/fyk)