Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Belum Fokus, UKM Mahasiswa Sulit Berkembang

Belum Fokus, UKM Mahasiswa Sulit Berkembang


- detikInet

Bandung - Kampus-kampus di Bandung banyak menghasilkan Usaha Kecil Menengah (UKM) berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Namun sayangnya, UKM di kampus ini sulit berkembang karena belum fokusnya mahasiswa sebagai penggeraknya untuk terjun ke bisnis.

Hal ini terungkap dalam pembicaraan ringan antara detikINET dengan Koordinator Pelaksana Inkubator Inovasi Telematika Bandung (I2TB), Ferie Budiansyah, Senin (15/3/2010).

"Benih enterpreneur itu ada di kampus. Kelompok-kelompok usaha ada lebih dari 50 an di masing-masing kampus. Dan Bandung adalah gudangnya. Tapi sayangnya mereka belum fokus," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan Ferie ini diungkapkan berdasarkan pengalamannya dalam membina UKM berbasis TIK beberapa waktu lalu.

"Kita (I2TB - red) bekerjasama dengan Kemenkominfo RI, BPPT, Sarana Jabar Ventur dan Tunas Indonesia Kreatif mempunyai program pembinaan UKM berbasis TIK. Kita arahkan mereka agar mereka tidak hanya bisa mengembangkan produk tapi juga memasarkan produknya," ungkapnya.

Pun demikian, Ferie mengakui bahwa secara kemampuan, mahasiswa cenderung lebih kreatif serta mampu mengimbangi skill para profesional.

"Mereka secara skill mumpuni. Kendalanya hanya membagi waktu antara harus kuliah, marketing, riset serta bikin produk," ungkapnya.

Melihat kondisi ini, dirinya tetap pada komitmennya untuk mengembangkan potensi bisnis UKM berbasis TIK di Bandung. Ingin mengulang suksesnya, I2TB kembali membuka program pembinaan. Namun kali ini program ini hanya berlaku untuk UKM yang telah berjalan minimal 2 tahun dan memiliki badan hukum.

"Niatan kita sejak awal ingin kembangkan UKM berbasis TIK di Bandung. Di angkatan pertama kita telah membina 4 UKM yang bergerak di bidang animasi, edukasi, opensource dan software house" ungkapnya.

(afz/wsh)







Hide Ads