detikinet

IDSECCONF 2008

Ketika Hacker Underground Mulai Banci Tampil

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Minggu, 14/12/2008 17:20 WIB

IDSECCONF 2008 (faw/inet)

Yogyakarta - Maraknya aksi deface alias permak tampilan, yang jejaknya ditinggal terang-terangan di situs korban, menimbulkan satu pertanyaan: "Tamatkah dunia underground di Indonesia?"

Pertanyaan itu pun jadi tajuk diskusi dalam acara Indonesian Security Conference 2008, di Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Yogyakarta, Minggu (14/12/2008).

"Dunia underground Indonesia belum tamat, tapi memang sedang kolaps. Hal ini disebabkan karena banyak yang suka publikasi, tampil di permukaan, lebih mengacu pada popularitas atau money oriented," keluh Antok dari Kecoak Elektronik, salah satu peserta underground di diskusi ini.

Anggota dari komunitas underground yang lain, yakni Yogyafree, Batamhacker, Echo, serta Antihackerlink yang baru-baru ini menjadi korban aksi deface, juga mengamini hal tersebut.

Menurut mereka, seorang anggota underground tidak akan muncul ke permukaan. Jika masuk ke suatu server, mereka tidak akan meninggalkan jejak.

Diungkapkan oleh para anggota komunitas underground, terbentuknya komunitas underground ini bertujuan untuk mengenalkan keamanan komputer ke masyarakat umum. Dari situ diharapkan masyarakat dapat menimba ilmu lewat komunitas.




( faw / rou )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%