×
Ad

Industri Telko Didorong Makin Kompak, Demi Indonesia Emas 2045

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 16 Sep 2026 16:16 WIB
Foto: Aspimtel
Jakarta -

Industri telekomunikasi dan digital Indonesia mendorong penguatan konsolidasi antarpelaku industri untuk memperbesar kontribusinya terhadap transformasi digital nasional. Kolaborasi antara operator, asosiasi, vendor hingga regulator dinilai menjadi kekuatan penting untuk menghadapi kebutuhan konektivitas yang terus berkembang.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys mengatakan semakin banyaknya pelaku yang terlibat dalam berbagai kegiatan industri menunjukkan ekosistem telekomunikasi dan digital Indonesia terus berkembang.

Disampaikannya, konsolidasi tersebut perlu diperkuat agar kolaborasi antarpelaku industri dapat menghasilkan kekuatan yang lebih besar dalam mendorong transformasi digital.

"Mudah-mudahan dengan demikian, maka konsolidasi dari industri ini, kerjasama dari tiap-tiap pelaku industri akan membentuk sebuah kekuatan yang betul-betul besar, yang akan mengembangkan transformasi digital ini menuju ke arah yang kita cita-citakan menyambut Indonesia Emas 2045," tegas Merza dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).

Penguatan kolaborasi juga dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap ekosistem telekomunikasi dan digital. Inspektur Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Arief Tri Hardiyanto mengatakan sinergi antara regulator dan pelaku industri perlu terus dijaga seiring perkembangan industri digital.

"Kepercayaan yang dicapai sampai saat ini, marilah kita terus jaga dengan memperkuat kolaborasi antara pihak regulasi dan seluruh anggota dari ekosistem kita," ujar Arief.

Arief menekankan pentingnya menjaga kepercayaan yang telah dibangun industri. Menurutnya, reputasi ekosistem telekomunikasi dan digital perlu dipertahankan melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Hari Bhakti Postel ke-81 Theodorus Ardi Hartoko mengatakan rangkaian kegiatan tahun ini menunjukkan semakin luasnya kolaborasi dalam ekosistem ICT dan digital.

Menurut Teddy, rangkaian tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk membuka peluang bisnis dan kolaborasi, tetapi juga mencakup kegiatan olahraga dan kepedulian sosial.

"Rangkaian HBP 81 tahun 2026 kemeriahannya sangat lengkap, mulai dari membuka peluang bisnis dan kolaborasi (DTI-CX), olah raga dan olah rasa, serta aspek kepedulian sosial," ucapnya.

Kolaborasi tersebut turut diwujudkan melalui kegiatan sosial berupa donor darah yang digelar ATSI bersama komunitas industri ICT dan digital di Telkomsel Smart Office, Jakarta Selatan.

Dalam kegiatan yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta tersebut, terkumpul 228 kantong darah. Darah tersebut selanjutnya diserahkan kepada PMI DKI Jakarta untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Bidang Kerja Sama dan Kemitraan PMI DKI Jakarta Isac Kharis Tahtawira mengatakan kebutuhan darah rumah sakit di Jakarta mencapai sekitar 1.000-1.200 kantong per hari. Dengan demikian, hasil kegiatan tersebut setidaknya mencakup seperempat kebutuhan darah harian.

Kegiatan donor darah menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Hari Bhakti Postel ke-81. Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema "Konektivitas Digital untuk Indonesia Berdaulat". Adapun, acara puncak Hari Bhakti Postel ke-81 akan digelar pada 27 September 2026 di Bandung.

Hari Bhakti Postel diperingati setiap 27 September untuk mengenang perjuangan insan Pos, Telekomunikasi, dan Informatika dalam mempertahankan kedaulatan komunikasi Indonesia. Momentum tersebut berakar dari peristiwa pengambilalihan Jawatan PTT di Bandung oleh Angkatan Muda Pos Telegrap dan Telepon (AMPTT) pada 1945.



Simak Video "Telkomsel Raih Anugerah Pertumbuhan Ekonomi & Ekosistem Digital Detikcom Awards 2025"

(agt/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork