Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Komdigi: Era Digitalisasi Tak Cukup Kejar Koneksi Internet

Komdigi: Era Digitalisasi Tak Cukup Kejar Koneksi Internet


Agus Tri Haryanto - detikInet

Ilustrasi BTS XL Axiata
Foto: Dok. XL Axiata
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengatakan pemerintah mulai menggeser fokus pembangunan digital dari sekadar memperluas konektivitas menuju bagaimana infrastruktur tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan semakin luasnya pembangunan jaringan internet di Indonesia.

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Raden Wijaya Kusumawardhana mengatakan digitalisasi tidak berhenti pada tersedianya koneksi internet. Disampaikannya, konektivitas harus mampu memperkuat hubungan sosial, mendorong kontribusi masyarakat, sekaligus meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup.

"Pertama adalah terhubung, kita bisa membangun silaturahmi di antara kita semua," ujar Wijaya dikutip dari keterangan tertulis, Senin (31/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pesan tersebut dinilai relevan di tengah pembangunan infrastruktur digital yang terus diperluas pemerintah. Diketahui berdasarkan data terkini Komdigi bersama penyelenggara telekomunikasi saat ini telah membangun jaringan fiber optik lebih dari 1,19 juta kilometer.

Jaringan tersebut terdiri dari Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) sepanjang 131.325,99 kilometer dan fiber optik darat sepanjang 1.061.727,57 kilometer. Infrastruktur fiber optik itu telah menjangkau 53.382 desa atau 63,79% dari total 83.687 desa di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Di sisi seluler, pembangunan 4G juga telah mencapai cakupan tinggi dari sisi populasi. Hingga kuartal I 2026, layanan 4G telah menjangkau 98,96% populasi atau sekitar 267 juta jiwa.

Namun, pemerataan konektivitas berkecepatan tinggi masih menjadi pekerjaan rumah. Berdasarkan luas wilayah, cakupan 4G baru sekitar 54,23% atau sekitar 1,03 juta kilometer persegi. Sementara jaringan 5G masih berada pada tahap awal pengembangan dengan cakupan sekitar 2,38% wilayah, meski telah mampu melayani sekitar 109 juta jiwa.

Di tengah pembangunan tersebut, Komdigi menilai ukuran keberhasilan transformasi digital tidak semata-mata berada pada seberapa luas jaringan dibangun.

Wijaya mengatakan semangat Hari Bhakti Postel ke-81 dituangkan melalui tema T3: Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga. Nilai terhubung, menurutnya, tidak hanya berarti masyarakat memiliki akses terhadap jaringan komunikasi, tetapi juga menciptakan ruang untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan di dalam ekosistem pos, telekomunikasi, dan penyiaran.

Momentum Hari Bhakti Postel yang berdekatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga dinilai menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa perlu diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.Momentum Hari Bhakti Postel yang berdekatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga dinilai menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa perlu diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Foto: Komdigi

"Selanjutnya, nilai tumbuh dimaknai sebagai semangat untuk terus berkontribusi dalam mengisi kemerdekaan," katanya.

Adapun nilai terjaga mencakup keberlanjutan ekosistem digital sekaligus aspek kesehatan dan hubungan antarmanusia. Karena itu, kegiatan Fun Walk tidak hanya diposisikan sebagai agenda peringatan, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga kesehatan dan memperkuat kekerabatan antarpelaku industri.

Arah tersebut sejalan dengan agenda pemerintah untuk meningkatkan kualitas konektivitas nasional. Dalam Rencana Strategis Komdigi 2025-2029, pemerintah menargetkan kecepatan internet mobile broadband maupun fixed broadband meningkat secara bertahap hingga mencapai 100 Mbps pada 2029.

Momentum Hari Bhakti Postel yang berdekatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga dinilai menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa perlu diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Fun Walk Hari Bhakti Postel ke-81 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Postel yang akan diperingati pada 27 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti unsur pemerintah, pelaku industri, asosiasi, dan pemangku kepentingan sektor pos dan telekomunikasi.

Ketua Pelaksana Hari Bhakti Postel ke-81 Tahun 2026 Theodorus Ardi Hartoko mengapresiasi panitia dan seluruh peserta sehingga acara Fun Walk berlangsung semarak.

Dia berharap semangat kebersamaan dalam memperingati dan memeriahkan Hari Bhakti Postel ke-81 tetap terjaga, sebagai momentum mengenang perjuangan insan Pos, Telekomunikasi, dan Informatika untuk kedaulatan komunikasi Indonesia.

"Ini kegiatan kedua dalam rangkaian peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 setelah sebelumnya kita menggelar event DTI-CX. Masih akan ada beberapa kegiatan lagi seperti e-sport, donor darah, mini soccer dan puncaknya upacara bersama Hari Bhakti Postel di Bandung," ungkap pria yang akrab dipanggil Teddy ini.



(agt/agt)




Hide Ads