Daftar Isi
Ringkasan: Saat keluar dari area jangkauan sinyal 5G, smartphone umumnya akan otomatis beralih ke jaringan 4G/LTE yang tersedia sehingga koneksi internet tetap berjalan. Perpindahan ini tidak mengharuskan pengguna mengganti SIM atau mengaktifkan kembali layanan 5G.
Sudah menggunakan HP 5G, tetapi ikon 5G tidak kunjung muncul? Atau sinyal 5G tiba-tiba kembali ke 4G dan koneksi terasa lambat? Kondisi tersebut tidak selalu menandakan adanya masalah pada smartphone kalian.
Ada sejumlah faktor yang dapat memengaruhi pengalaman menggunakan jaringan 5G, mulai dari cakupan jaringan, kondisi spektrum, kepadatan pengguna di lokasi yang sama, pengaturan perangkat, hingga kualitas jaringan di lokasi pengguna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
5G Tidak Muncul, Cek Coverage Terlebih Dahulu
Salah satu penyebab paling umum sinyal 5G tidak muncul adalah lokasi pengguna belum masuk dalam cakupan jaringan 5G. Berbeda dengan 4G, cakupan 5G terbilang masih terbatas dan masih di beberapa titik, walau ada operator yang sudah menyediakan secara menyeluruh, namun belum semasif penyebarannya seperti 4G.
Berdasarkan data yang diungkapkan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria pada April 2025 yang menyebut cakupan 5G saat itu baru sekitar 4,44%. Padahal, jaringan seluler generasi kelima itu sudah dikomersialisasikan sejak Mei 2021.
"Tentu kita perlu terus melanjutkan kolaborasi ini karena pekerjaan belum selesai, terutama untuk meningkatkan cakupan 5G yang saat ini baru di kisaran sekitar 4,44%," ujar Nezar, seperti dikutip detikINET.
Artinya, meski sebuah smartphone sudah mendukung 5G, perangkat tetap akan menggunakan 4G jika lokasi pengguna belum mendapatkan sinyal 5G. Oleh sebab itu, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mengecek peta coverage 5G operator yang kalian digunakan.
Kenapa 5G Sering Kembali ke 4G?
Perubahan indikator dari 5G menjadi 4G juga tidak selalu berarti jaringan mengalami gangguan.
Pada dasarnya, smartphone akan memilih jaringan yang tersedia dan dianggap paling sesuai dengan kondisi saat itu. Ketika sinyal 5G melemah atau pengguna keluar dari area coverage, perangkat dapat kembali menggunakan jaringan 4G agar koneksi tetap berjalan.
Seperti dikutip dari Apple Support bahwa misalnya pada iPhone terdapat fitur 5G Otomatis yang memungkinkan perangkat beralih ke LTE ketika kecepatan 5G tidak memberikan peningkatan performa yang signifikan. Mekanisme tersebut juga dirancang untuk membantu menghemat baterai.
Dengan demikian, pengguna iPhone tidak perlu panik ketika indikator jaringan berubah dari 5G menjadi LTE. Perubahan tersebut dapat merupakan perilaku normal dari sistem jaringan.
FILE PHOTO: An employee displays a Huawei 5G Smartphone Mate 20X smartphone at a Sunrise telecommunications shop in Opfikon, Switzerland June 21, 2019. REUTERS/Arnd Wiegmann/File Photo Foto: Arnd Wiegmann/Reuters |
5G Muncul, tetapi Internet Tetap Lambat
Persoalan lain adalah ketika ikon 5G sudah muncul tetapi kecepatan internet tidak terasa jauh berbeda dari 4G.
Ada beberapa faktor teknis yang dapat membuat koneksi 5G tidak bekerja secepat yang diharapkan. Selain cakupan jaringan, keterbatasan spektrum frekuensi dan kepadatan pengguna di satu lokasi sebagai faktor yang dapat memengaruhi performa.
Untuk menghadirkan layanan 5G secara optimal, maka dibutuhkan minimal lebar pita 100 MHz, di mana operator seluler Tanah Air tidak ada yang mengoperasikan spektrum sebesar itu, terutama untuk 5G. Sehingga, lokasi 5G terbilang terbatas karena spektrum yang digunakan operator untuk layanan 4G.
Itu artinya, ikon 5G hanya menunjukkan bahwa perangkat terhubung ke jaringan 5G. Indikator tersebut tidak otomatis menjamin pengguna akan mendapatkan kecepatan maksimum teknologi 5G.
Namun persoalan keterbatasan spektrum itu mulai teratasi satu per satu. Lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz akan meningkatkan daya gedor layanan 5G operator. Bahkan, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan membuka seleksi pita frekuensi 900 MHz dan 3,5 GHz.
Kepadatan Pengguna Bisa Membuat 5G Melambat
Semakin banyak orang menggunakan jaringan pada satu lokasi, kapasitas jaringan akan semakin terbagi. Apalagi pemanfaatan spektrum yang terbatas digunakan operator membuat 5G masih belum terasa maksimal.
Kondisi seperti pusat perbelanjaan, stadion, lokasi konser, kawasan perkantoran, atau tempat wisata yang dipadati pengguna dapat membuat performa jaringan turun meskipun indikator 5G masih muncul.
Oleh karena itu, kecepatan internet yang diperoleh tidak hanya bergantung pada label 4G atau 5G, tetapi juga pada kapasitas jaringan dan jumlah pengguna yang mengaksesnya secara bersamaan.
Spektrum Frekuensi Juga Menentukan
Faktor lainnya adalah ketersediaan spektrum sebagai salah satu faktor yang membuat pengalaman 5G di Indonesia belum selalu optimal. Semakin banyak spektrum yang dapat digunakan operator untuk 5G, semakin besar pula kapasitas yang tersedia untuk melayani pelanggan. Akan tetapi kondisi itu belum tercapai saat ini.
Persoalan itu menjadi salah satu alasan pemerintah dan operator terus mendorong penambahan spektrum untuk meningkatkan kualitas jaringan 5G.
Trafik Broadband 5G Telkomsel Tumbuh 340% Selama PON XXI Aceh-Sumut 2024 Foto: Telkomsel |
Cara Mengatasi 5G yang Tidak Muncul
Jika 5G tidak muncul di smartphone, pengguna dapat mencoba beberapa langkah berikut:
1. Cek coverage 5G
Pastikan lokasi berada di wilayah yang memang sudah mendapatkan layanan 5G dari operator. Jika berada di luar cakupan, smartphone akan menggunakan jaringan 4G atau jaringan lain yang tersedia.
2. Aktifkan mode 5G
Pengguna disarankan membuka Pengaturan > Seluler > Pilihan Data Seluler > Suara & Data, kemudian memilih 5G Otomatis atau 5G Aktif.
Pemilihan 5G Otomatis memungkinkan perangkat memilih antara 5G dan LTE sesuai kondisi jaringan, sedangkan 5G Aktif akan menggunakan 5G ketika tersedia.
3. Aktifkan dan matikan Mode Pesawat
Jika 5G tidak muncul meski berada di area coverage, coba aktifkan Mode Pesawat selama beberapa detik kemudian matikan kembali.
Langkah tersebut dapat dilakukan ketika ikon 5G tidak muncul di bar status. Setelah Mode Pesawat dimatikan, perangkat akan kembali mencari jaringan yang tersedia.
4. Pastikan perangkat dan SIM kompatibel
Smartphone harus mendukung jaringan 5G yang digunakan operator. Selain itu, pengguna perlu memastikan SIM dan layanan seluler yang digunakan memang mendukung 5G.
5. Coba berpindah lokasi
Jika koneksi 5G lambat atau tidak stabil di dalam ruangan, berpindah ke lokasi lain dapat membantu. Telkomsel, dalam panduan mengatasi koneksi internet lambat, menyarankan pengguna berpindah ke bagian gedung atau lokasi yang memiliki koneksi jaringan lebih kuat.
Operator seluler ini juga menyarankan melakukan refresh jaringan dengan mengaktifkan kemudian menonaktifkan Mode Pesawat jika koneksi internet mengalami masalah.
Jangan Langsung Ganti HP
Jika 5G tidak muncul atau sesekali kembali ke 4G, pengguna sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bahwa smartphone bermasalah.
Ada kemungkinan perangkat memang berada di luar cakupan 5G, kondisi jaringan sedang padat, atau koneksi 5G di lokasi tersebut belum optimal.
Dalam laporan mengenai ekspansi 5G Telkomsel seperti yang telah diberitakan di detikINET, Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna menjelaskan operator membawa 5G ke kota-kota yang memiliki penetrasi smartphone 5G cukup tinggi.
"Sehingga dari sisi spektrum 4G berkurang, tapi dari sisi spektrum 5G bertambah," ujar Indra kepada detikINET.
Dengan kata lain, kualitas 5G masih sangat bergantung pada perkembangan jaringan operator di masing-masing wilayah.
FAQ
1. Apakah HP otomatis pindah dari 5G ke 4G?
Ya. Pada perangkat dan jaringan yang mendukung, smartphone dapat berpindah ke 4G/LTE ketika coverage 5G tidak tersedia.
2. Apakah harus mengaktifkan 5G lagi setelah masuk area coverage?
Umumnya tidak. Jika mode 5G sudah diaktifkan dan layanan operator mendukung, perangkat akan kembali mencari jaringan 5G secara otomatis.
3. Apakah pindah dari 5G ke 4G membuat internet terputus?
Tidak selalu. Jika jaringan 4G tersedia, koneksi data biasanya tetap berjalan, meski kecepatan dan latensi dapat berubah.
4. Apakah harus mengganti SIM ketika keluar dari coverage 5G?
Tidak. Perpindahan antara 5G dan 4G merupakan proses jaringan, bukan pergantian kartu SIM.
5. Mengapa HP tetap 4G meski sudah masuk area 5G?
Selain coverage, hal tersebut dapat dipengaruhi pengaturan jaringan, kompatibilitas perangkat dan frekuensi, layanan 5G pada nomor, serta kondisi jaringan di lokasi.
(agt/afr)





