Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bos Nvidia Lupa Alamat Rumah dan Nomor Teleponnya Sendiri Gara-gara AI

Bos Nvidia Lupa Alamat Rumah dan Nomor Teleponnya Sendiri Gara-gara AI


Virgina Maulita Putri - detikInet

Jensen Huang
Foto: Sammobile
Jakarta -

Sejumlah studi sudah mengungkap dampak penggunaan AI yang berlebihan terhadap penurunan kecerdasan kognitif. Bahkan CEO Nvidia Jensen Huang juga mulai mengalaminya, dan mengaku sering lupa alamat rumah dan nomor teleponnya sendiri.

Dalam wawancara dengan Ezra Klein di podcast The New York Times, Huang awalnya diperlihatkan hasil penelitian dari China yang menunjukkan bahwa AI membantu anak-anak menyelesaikan tugas sekolah dengan lebih cepat.

Namun, penelitian yang sama menunjukkan bahwa keterampilan yang harusnya dipahami dari tugas sekolah ini tidak melekat di otak siswa, sehingga kinerja mereka dalam mengerjakan kuis dan ujian menurun signifikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Jensen setuju bahwa kurangnya daya ingat ini mungkin terjadi pada banyak anak yang menggunakan AI, tetapi ia tidak khawatir.

"Coba suruh anak-anak mengerjakan pembagian panjang. Tabel perkalian mulai dilupakan. Mengerjakan akar kuadrat, astaga," kata Huang, seperti dikutip detikINET dari Kotaku, Sabtu (26/9/2026).

"Matematika dasar mulai dilupakan. Apakah itu bermasalah? Saya rasa tidak. Saya rasa tidak," sambungnya.

Ketika Klein mengatakan bahwa pasti ada beberapa keterampilan yang penting untuk dimiliki, Huang terlihat setuju, tetapi ia bertanya-tanya apakah matematika dasar adalah salah satu keterampilan tersebut. Huang kemudian mengindikasikan bahwa kita akan menemukan keterampilan baru.

Pria yang dikenal dengan jaket kulitnya itu kemudian membuat pengakuan yang mengejutkan. Huang mengatakan gara-gara AI dan teknologi lainnya, ia tidak tahu alamat rumah dan nomor teleponnya sendiri.

"Pengakuan pertama saya: Sebenarnya saya tidak tahu alamat rumah saya. Ini benar-benar nyata...(istri saya) Lori akan memberitahumu," kata Huang.

"Suatu hari saya harus mengisi bensin-itu sudah beberapa tahun yang lalu. Mereka membutuhkan kode pos saya dan saya panik. Saya tidak tahu kode pos rumah saya. Saya tidak tahu nomor teleponnya saya. Saya sering lupa hal-hal seperti itu. Tapi saya bisa menerimanya," sambungnya.

Huang kemudian menyatakan bahwa AI mungkin akan menyebabkan beberapa orang kehilangan "ketangkasan intelektual", tapi sebagai gantinya banyak orang akan menjadi "pemikir sistem" yang lebih baik karena AI akan mengurus hal-hal sepele seperti mengingat alamat rumah Anda sendiri.



(vmp/vmp)




Hide Ads