Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Telkomsel Kuasai Seluruh Kecamatan NTT

Telkomsel Kuasai Seluruh Kecamatan NTT


- detikInet

Jakarta - PT Telkomsel semakin memantapkan 'kerajaan' bisnisnya di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah berhasil menguasai seluruh Ibu Kota Kecamatan (IKC) di area tersebut dengan infrastruktur jaringan telekomunikasinya.Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT Telkomsel, Bambang Riadhy Oemar, mengatakan pelanggan Telkomsel di propinsi itu telah dilayani oleh 236 perangkat Base Transceiver Station (BTS) yang tersebar 19 Kota Kabupaten di 14 pulau dengan 192 Kecamatan."Hingga saat ini pengguna layanan Telkomsel di NTT telah mencapai lebih dari 500.000 pelanggan," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Sabtu (2/6/2007).Bambang menyebutkan, daerah terpencil di NTT yang sudah mendapatkan layanan Telkomsel antara lain Aegela, Alimere, Ayotopas, Balauring, Bena Panite, Bondo Kodi, Detusoko, Kolbana, Maubesi, Manufui, Naikliu, Mauponggo, Moni, Ngalu, P.Ende, Umalulu, Riung, Talibura, Waigete, Waipukang, Lelogama, Oemofa, Wedomu, Baranusa, Boas, Bolou, Eilogo, Haharu, Iteng, Jerebuu, Lemaknen, Kamanggih, Manubelon, Nun Kollo, Pandedewatu, Tanarara, Tena Teke, Uwa, Waiklibang, Watuneso, Werang, Wolojita, dan Wula.Seiring dengan penggelaran jaringan hingga pelosok NTT, Telkomsel juga menghadirkan 4.432 titik pelayanan pelanggan, baik yang dikelola sendiri maupun yang dikelola bersama mitra, yakni 1 GraPARI di Kupang, 5 GeraiHALO di Atambua, Ruteng, Ende, Maumere, dan Waingapu, 54 KiosHALO, 872 Outlet Dealer dan 3.500 m-Kios."Tidak terhitung jumlah tenaga kerja yang terserap, baik secara langsung maupun tidak langsung," VP Area Jawa Bali-Nusra Telkomsel, Irfandi Firmansyah, menambahkan.Bagian Komunikasi DuniaNusa Tenggara Timur menjadi salah satu daerah pilihan dengan perkembangan yang cukup pesat diberbagai aspek mulai dari pariwisata, pendidikan, kesenian, industri kerajinan, sampai teknologi informasi."Dengan beroperasinya beberapa BTS Telkomsel secara resmi di kecamatan Baun, Taebanu, Wewewa Selatan, Pantar, dan Pantar Barat, kini masyarakat di seluruh Ibu Kota Kecamatan di Nusa Tenggara Timur telah menjadi bagian dari komunitas komunikasi dunia," ujar Bambang.Telkomsel kini telah menggelar sekitar 18.000 BTS yang diklaim menjangkau lebih dari 95% populasi Indonesia yang merupakan jumlah ke-4 terbesar di dunia. Bahkan di 2007 ini, anak perusahaan PT Telkom Tbk dan SingTel itu mengalokasikan anggaran US$ 1,5 miliar atau sekitar 14 triliun untuk ekspansi bisnis dan jaringannya."Setelah berhasil melayani seluruh kecamatan pulau Sumatra-Jawa-Bali dan Nusa Tenggara, segera menyusul seluruh kecamatan di pulau Kalimantan di tahun 2007 ini juga," tukas Bambang.Ia berharap kehadiran layanan Telkomsel di NTT dapat membawa manfaat seperti, meningkatkan kelancaran komunikasi antar penduduk, daya tarik investasi daerah, peluang usaha, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan percepatan pertumbuhan ekonomi dan kemasyarakatan.Gubernur NTT, Piet A Tallo, mengatakan hadirnya jaringan telekomunikasi di seluruh kecamatan NTT tentunya menjadi catatan penting bagi kemajuan negeri ini. "Karena kini tidak ada lagi wilayah NTT yang terisolasi dari kehidupan masyarakat dunia baik isolasi fisik, ekonomi maupun sosial, peradaban dan martabat," ujarnya."Dalam hal ini Telkomsel telah menjadi bagian penting dalam proses peradaban serta percepatan kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat NTT," tandasnya. (rou/dwn)





Hide Ads