Pengguna MVNO Dunia Diproyeksi 352 Juta di 2012
- detikInet
Jakarta -
Hasil riset perusahaan Juniper Research melaporkan, pengguna layanan Mobile Virtual Network Operator (MVNO) secara global di 2006 mencapai sekitar 93 juta. Angka pengguna diproyeksikan meningkat drastis menjadi 352 juta di 2012.Pun, pendapatan dari sektor tersebut diperkirakan melonjak dari US$ 15 miliar di 2006 menjadi US$ 67 miliar di 2012. Seperti dilansir Cellular News, Kamis (18/1/2007), sekitar US$ 42 miliar pendapatan di antaranya dikontribusikan dari layanan suara, mobile data, musik, serta game.Di Indonesia sendiri, menurut Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar, kebijakan MVNO nantinya akan diarahkan sebagai suatu pola kerjasama demi efisiensi infrastruktur. "Regulasinya akan kami siapkan setelah kita konsultasi publik," tandasnya ketika ditemui detikINET di gedung Depkominfo, Selasa (16/1/2007).Sebelumnya, MVNO sempat dijadikan solusi alternatif atas tergusurnya layanan StarOne milik PT Indosat dan Flexi kepunyaan PT Telkom dari frekuensi 1.900 MHz ke frekuensi 800 MHz karena hadirnya teknologi seluler generasi ketiga (3G). StarOne bermitra dengan Esia milik PT Bakrie Telecom, sedangkan Flexi dipasangkan dengan Fren milik Mobile-8. Namun kerjasama tersebut nyatanya tidak berjalan sesuai rencana.Seiring ditata ulangnya frekuensi 800 MHz, menurut Basuki, kebijakan MVNO pada empat operator itu dianggap sudah tak relevan lagi. Namun, lanjutnya, tak tertutup kemungkinan para operator tersebut melakukan negosiasi MVNO lagi.
(rou/dwn)