Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Epic Games Refund Item D4vd di Fortnite, Imbas Dakwaan Pembunuhan

Epic Games Refund Item D4vd di Fortnite, Imbas Dakwaan Pembunuhan


Panji Saputro - detikInet

Rapper D4vd
Foto: Dok.D4vd/ Instagram
Jakarta -

Epic Games mengkonfirmasi akan mengembalikan dana pemain yang digunakan untuk membeli item kolaborasi antara Fortnite dengan penyanyi Amerika Serikat (AS), David Anthony Burke alias D4vd.

"Kami mendengar kekhawatiran Anda. Kami memiliki sejumlah perubahan yang akan kami luncurkan secara bertahap. Perubahan pertama akan tersedia pada hari Selasa, 28 April, di mana siapa pun yang membeli salah satu item ini dapat langsung mendapatkan pengembalian dana mandiri. Dan, saat ini, pemain yang meminta pengembalian dana untuk kosmetik D4vd melalui dukungan pemain dapat memperoleh pengembalian dana," tulis Fortnite membalas salah satu postingan pengguna X terkait kosmetik D4vd, Selasa (28/4/2026).

Para pemain Fortnite sebenarnya telah lama meminta kepada Epic Games untuk menghapus emote dan lagu D4vd dari game. Item yang dimaksud meliputi emote Feel It dan Trophy Drop, serta lagu What Are You Waiting For dan Locked and Loaded.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keputusan tersebut diambil setelah sang penyanyi didakwa atas pembunuhan seorang gadis bernama Celeste Rivas Hernandez. Diduga, ia menghabisi nyawa Hernandez pada 23 April 2025, setelah gadis ini ingin melaporkan hubungan tidak pantasnya dengan D4vd.

ADVERTISEMENT

Dilaporkan detikPop, berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan Kantor Pemeriksa Medis Wilayah Los Angeles, menemukan bahwa perempuan berusia 14 tahun tersebut meninggal karena adanya luka tembus yang disebabkan oleh benda.

Hernandez menderita dua luka tembus di dada. Di beberapa anggota tubuh bagian atas dan bawah secara bilateral, juga terdapat cacat kulit tambahan.

Kondisi korban saat ditemukan turut menjadi sorotan. Jasadnya terpotong-potong di dalam beberapa tas yang berada di bagasi depan mobil Tesla milik terdakwa pada September 2025.

Saat itu, polisi menerima laporan tentang bau busuk yang berasal dari mobil tersebut di tempat penyimpanan mobil derek, pada tanggal 8 September 2025 atau satu hari setelah ulang tahunnya yang ke-15.

Sampai saat ini, proses hukum masih berjalan. Tim kuasa hukum D4vd sudah mengajukan pembelaan tidak bersalah. Mereka menyatakan akan membuktikan bahwa kliennya tidak terlibat dalam kasus tersebut. Jika terbukti bersalah, ancaman hukumannya termasuk hukuman mati.




(hps/hps)





Hide Ads