Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Epic Games PHK Ribuan Karyawan, Bukan Karena AI Tapi Fortnite

Epic Games PHK Ribuan Karyawan, Bukan Karena AI Tapi Fortnite


Panji Saputro - detikInet

Fortnite Battle Royale
Fortnite. Foto: istimewa
Jakarta -

Epic Games mengumumkan telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 1.000 karyawannya. Bukan karena maraknya kecerdasan buatan (AI), tapi dalangnya adalah dari penurunan keterlibatan pemain Fortnite.

"Penurunan keterlibatan pemain Fortnite yang dimulai pada 2025 berarti kami menghabiskan jauh lebih banyak daripada yang kami hasilkan, dan kami harus melakukan pemotongan besar-besaran untuk menjaga pendanaan perusahaan," kata CEO Epic Games, Tim Sweeney, dilansir situs resminya, Kamis (26/3/2026).

Tim mengungkapkan, pemecatan ini menghemat biaya lebih dari USD 500 juta atau sekitar Rp 8,4 triliun yang telah diidentifikasi dalam kontrak, pemasaran, dan penutupan beberapa posisi yang lowong. Menurut dirinya hal itu membuat keuangan perusahaan menjadi lebih stabil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim menjelaskan, meskipun Fortnite menjadi salah satu game paling sukses di dunia, tapi tetap ada tantangan berat yang harus dihadapi. Ia mengaku harus berusaha keras dan konsisten dalam menghadirkan pengalaman bermain yang seru di game ini setiap musimnya.

Tim menyebutkan beberapa tantangan yang dihadapi perusahaannya juga dirasakan seluruh industri, seperti pertumbuhan melambat, pengeluaran melemah, dan biaya lebih ketat.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, dirinya menyinggung soal konsol yang saat ini terjual lebih sedikit daripada generasi sebelumnya. Selain itu, saat ini sejumlah game juga bersaing dengan bentuk hiburan lain yang semakin menarik.

"Karena ini sudah menjadi isu, saya perlu mencatat bahwa PHK ini tidak terkait dengan AI. Sejauh hal itu meningkatkan produktivitas, kami ingin memiliki sebanyak mungkin pengembang hebat yang mengembangkan konten dan teknologi berkualitas tinggi," ujarnya.

Tim menekankan, mereka yang terkena dampak PHK akan menerima paket pesangon mencakup setidaknya empat bulan gaji pokok, dengan tambahan berdasarkan masa kerja.

"Misalnya, di AS, mereka akan menerima cakupan yang dibayar selama enam bulan. Kami juga akan mempercepat vesting opsi saham mereka hingga Januari 2027 dan memperpanjang opsi pelaksanaan ekuitas hingga dua tahun," pungkasnya.

Upaya perusahaan untuk menutupi peningkatan biaya operasional Fortnite dengan menaikkan harga mata uang dalam game, yakni V-Buck. Kenaikan ini berlaku 19 Maret 2026, sebelum pengumuman pemecatan karyawan pada 24 Maret 2026.

Perubahan terbesar terdapat pada empat paket V-Bucks yang ditawarkan kepada pemain:

  • Paket seharga USD 8,99: 800 V-Bucks (sebelumnya 1.000)
  • Paket seharga USD 22,99: 2.400 V-Bucks (sebelumnya 2.800)
  • Paket seharga USD 36,99: 4.500 V-Bucks (sebelumnya 5.000)
  • Paket seharga USD 89,99: 12.500 V-Bucks (sebelumnya 13.500)



(hps/fay)




Hide Ads