ULO 3G akan Direvisi
- detikInet
Jakarta -
Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar mengatakan uji laik operasi (ULO) untuk penyelenggaraan jaringan seluler 3G mulai awal 2007 akan direvisi menjadi satu kota saja."Selama ini ULO dilakukan di semua tempat pengembangan jaringan, itu tidak efektif karena cost-nya menjadi besar. Jadi tahun depan, ULO tidak lagi di setiap tempat, tapi di pusatnya saja, misal jakarta, dan itu sudah termasuk menguji perangkatnya," jelas Basuki saat ditemui wartawan di Gedung Indosat, Jakarta, Rabu (29/11/2006).Saat ini, lima operator memegang lisensi 3G yakni Telkomsel, Excelcomindo Pratama (XL), Indosat, Hutchison CP Telecommunication, dan Natrindo Telepon Seluler (NTS). Namun dari kelima operator itu, baru tiga yang sudah resmi menggelar 3G yakni Telkomsel, XL, dan Indosat.Hutchison sendiri, menurut Basuki, sudah melakukan ULO di Jakarta dan tinggal menunggu komersialisasi. Sedangkan Natrindo, masih menunggu jadwal pelaksanaan ULO awal Desember ini."Natrindo masih ada masalah. Mereka punya hambatan di tower," kata Basuki.Kedua operator Hutchison dan Natrindo masih diberi kesempatan untuk menggelar 3G hingga akhir 2006 ini. Bila tidak, ujar Basuki, lisensi frekuensi mereka akan dicabut."Kalau mereka tidak memanfaatkan dan tidak niat menggelar, lisensi frekuensi mereka pasti akan kita cabut. Walaupun lisensi akan diambil, tapi mereka tetap harus bayar. Jadi kalau tidak jalan mereka akan rugi sendiri," tandas Dirjen.Hutchison dan Natrindo, lanjut Basuki, diberi penundaan pembayaran lisensi hingga Desember 2007. Namun meski akhirnya tidak menggelar jaringan 3G, lisensi yang mereka miliki harus dibayar berikut dendanya sesuai dengan peraturan.
(rou/nks)