Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Operator Rumuskan Tarif Interkoneksi 3G

Operator Rumuskan Tarif Interkoneksi 3G


- detikInet

Jakarta - Operator seluler masih mencari rumusan terbaik untuk menetapkan besaran tarif interkoneksi layanan seluler generasi ke tiga (3G)."Kita sedang membicarakan bentuk perjanjian interkoneksi dengan operator seluler Excelcomindo," kata Dirut PT Telkomsel Kiskenda Suriahadja, di sela-sela acara Developing Business of Technology in Indonesia, di Hotel Hilton, Jakarta, Rabu (15/11/2006).Dijelaskannya, penetapan tarif interkoneksi sudah sangat mendesak karena layanan 3G telah memasuki masa komersialisasi. Menurutnya, yang menjadi fokus pembahasan meliputi teknis penghitungan tarif yang akan disesuaikan dengan pola tarif interkoneksi yang sudah menjadi kesepakatan antara operator dengan regulator.Sebelumnya, regulator menetapkan akan memberlakukan tarif interkoneksi berbasis biaya (cost based) mulai 1 Januari 2007."Yang menjadi pertimbangan pada penetapan tarif layanan 3G adalah fitur video call. Sebenarnya, tarif video call ditentukan sendiri oleh operator yang bersangkutan," kata Kiskenda.Di kesempatan yang sama, Dirut PT Excelcomindo Pratama (XL) Hasnul Suhaimi mengatakan, komitmen bersama untuk menetapkan tarif interkoneksi 3G dengan Telkomsel akan diwujudkan dalam waktu dekat."Tarif interkoneksi video call belum bisa saya sebutkan, tapi saya kira besarannya hampir sama dengan tarif percakapan lintas operator," ujarnya.Saat ini layanan video call sudah dapat dimanfaatkan untuk berkomunikasi antar pelanggan kedua operator. Namun konsumen masih ragu karena tidak mengetahui biaya yang akan dikenakan bila mengaktifkan layanan ini."Mudah-mudahan tarif interkoneksi itu sudah dapat diimplementasikan sebelum ditetapkannya interkoneksi awal 2007," tandas Hasnul.Menurut XL, pengguna layanan 3G sudah mencapai 25.000 nomor, sedangkan Telkomsel mengklaim pelanggan yang sudah meregistrasi layanan 3G mencapai 400.000 nomor. (ketepi/ketepi)







Hide Ads