Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Demi Kerjasama, Bakrie dan Indosat Akan ke Cina

Demi Kerjasama, Bakrie dan Indosat Akan ke Cina


- detikInet

Jakarta - Indosat dan Bakrie Telecom akan melakukan uji coba di Cina demi melancarkan kerjasama MVNO antara keduanya. BRTI mendukung rencana itu demi masa depan. Setelah Starone diminta tak lagi menggunakan frekuensinya di 1900 Mhz. Indosat pun menggandeng Bakrie Telecom untuk melakukan kerjasama mobile virtual network operator (MVNO). Ternyata kerjasama MVNO tersebut terganjal masalh teknis. Infrastruktur yang digunakan Esia (buatan Nortel Networks) dan Starone (ZTE) tidak bisa bekerjasama dengan baik. Hery Nugroho, anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), mengatakan kedua pihak berencana melakukan uji coba ke laboratorium ZTE (Zhong Xing Telecommunication Equipments) di Cina. Uji coba ini dilakukan demi mencari akar masalah kesulitan kerjasama tersebut. BRTI pun, ujar Hery, mendukung sepenuhnya rencana tersebut. Diharapkan uji coba di Cina akan menghasilkan penjelasan akademis yang menjernihkan masalah. "Juga untuk jadi masukkan regulasi MVNO masa depan," ia menambahkan, Rabu (1/11/2006). Jika kerjasama MVNO tersebut tidak juga selesai, Hery berharap kedua pihak yang terlibat memiliki rencana cadangan yang bisa segera dilaksanakan. Sebab, ujarnya, penataan frekuensi 2 GHz sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi. Penataan frekuensi 2 GHz dilakukan demi menyambut masuknya layanan telekomunikasi seluler generasi ketiga (3G) di Indonesia. Selain itu, sebagian kalangan berpendapat, tata frekuensi 2 GHz di Indonesia memang belum pernah jelas arahnya. (wicak/wicak)





Hide Ads