Jurus Anti Lelet XL Axiata Hadapi Lonjakan Trafik Saat Nataru

Jurus Anti Lelet XL Axiata Hadapi Lonjakan Trafik Saat Nataru

ADVERTISEMENT

Jurus Anti Lelet XL Axiata Hadapi Lonjakan Trafik Saat Nataru

Agus Tri Haryanto - detikInet
Minggu, 25 Des 2022 08:10 WIB
KM Labobar yang membawa pemudik saat akan berlabuh tujuan Bitung meninggalkan Pelabuhan Ahmad Yani  Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (23/12/2022). Ratusan pemudik asal Bitung Sulawesi Utara  dan Pantoloan Sulawesi Tengah tersebut lebih memilih menggunakan transportasi jalur laut yang harganya masih relatif terjangkau untuk mudik merayakan Natal dan Tahun baru 2023 di kampung Halamanya. ANTARA FOTO/Andri Saputra/YU/nz.
XL Axiata meningkatkan kapasitas jaringan menghadapi lonjakan trafik internet saat Nataru. Foto: ANTARA FOTO/ANDRI SAPUTRA
Jakarta -

Jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 atau Nataru, XL Axiata telah meningkatkan kapasitas jaringan untuk mengantisipasi lonjakan trafik internet pada momen tersebut.

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, mengatakan bahwa tim XL Axiata sudah menyiapkan rekayasa pengalihan atau pemecahan trafik jika terjadi kepadatan di suatu area.

"Untuk memastikan pelanggan mendapatkan layanan yang terbaik, XL Axiata telah menyiapkan jaringan dengan kapasitas 2x lipat lebih besar dari hari normal. Tim XL Axiata juga sudah mengidentifikasi kota-kota yang rawan dengan lonjakan trafik, termasuk juga destinasi wisata, pusat keramaian, serta area pemukiman," ujar Gede dalam siaran persnya.

Lonjakan trafik ini antara lain didorong oleh semakin intens-nya pelanggan dalam menggunakan berbagai layanan digital dengan kapasitas besar yang biasanya dimanfaatkan untuk mengisi masa libur panjang. Diperkirakan pelanggan akan banyak berkirim konten video atau foto, serta akses streaming, baik video, musik, serta game.

Selain itu, media sosial juga diperkirakan akan menjadi sasaran pelanggan mengisi waktu liburan untuk berbagi meriahnya momen Nataru.

Kota-kota yang diprediksi akan mengalami lonjakan trafik adalah kota-kota yang juga menjadi tujuan berlibur masyarakat, antara lain Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, hingga Surabaya. Kenaikan trafik diperkirakan di area-area yang memiliki komunitas Nasrani cukup besar, seperti beberapa kota di Sulawesi Utara, Sumatera Utara, serta Nusa Tenggara Timur.

Tim teknis XL Axiata memperkirakan, pergerakan masif akan terkonsentrasi di jalur mudik via jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera yang akan mengalami peningkatan trafik 10-20%. Begitu juga jalur non tol, yaitu Pantura hingga Pansela.

Dimulai pada malam pergantian tahun, peningkatan trafik diperkirakan akan turut terjadi di tempat-tempat wisata hingga ke pusat keramaian yang merayakan pergantian tahun, seiring dengan ramainya kampanye ajakan berwisata dalam negeri.

XL Axiata juga telah menyiapkan tidak kurang dari 65 unit mobile BTS (MBTS) di berbagai titik lokasi yang membutuhkan dukungan penguatan kualitas sinyal, terutama di wilayah Jawa Barat, Sumatera, dan Bali. Titik-titik lokasi yang dimaksud antara lain meliputi jalur transportasi utama, lokasi tujuan wisata, pusat keramaian, hingga terminal bus, stasiun kereta, serta bandar udara.



"Kami juga telah menyiapkan antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi accident yang tidak terduga, seperti misalnya banjir, gempa bumi, dan sebagainya yang sifatnya bencana, yang berpotensi menyebabkan putusnya pasokan listrik ke BTS-BTS," tutur Gede.

Saat ini XL Axiata memiliki pelanggan sebanyak lebih dari 57 juta pelanggan, dan diperkuat dengan lebih dari 147 ribu BTS, termasuk lebih dari 90 ribu BTS 4G. Jaringan 4G LTE XL Axiata juga terus diperluas, dan sekarang sudah mencapai lebih dari469kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia.



Simak Video "Ribuan Perantau Padati Pelabuhan Nusantara Parepare"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT