Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pemerintah Alihkan Slot Satelit Indosat ke Telkom

Pemerintah Alihkan Slot Satelit Indosat ke Telkom


- detikInet

Jakarta - Pemerintah mengalihkan slot 118o Bujur Timur Ku-Band dari Indosat ke Telkom, demi mempertahankan slot tersebut sebelum batas akhir 15 Juli 2006."Ini misi nasional untuk menyelamatkan Indonesia," ujar Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar, Rabu (12/7/2006). "Kita sudah koordinasikan dengan Telkom yang mau mengisi slot yang ditinggalkan Indosat itu." Kepala Bagian Umum dan Humas Ditjen Postel, Gatot S. Dewa Broto dalam keterangan tertulisnya mengatakan, Ditjen Postel mencari solusi penyelamatan slot orbit 118o BT Ku-Band, dengan memberitahukan kepada International Telecommunication Union (ITU) bahwa slot 118o BT Ku-Band akan tetap dipakai oleh Indonesia.Sebab apabila suatu negara tidak dapat mempertahankan slot satelitnya, ITU dapat mengambil alih kepemilikan slot tersebut, dan diserahkan kepada operator asing."Pada dasarnya pemerintah sangat concern agar slot orbit yang didaftarkan Indonesia ke ITU tersebut akan dipertahankan. Itulah sebabnya ketika mengetahui slot orbit 118o BT filling satelitya hanya sampai tanggal 15 Juli 2006, maka Ditjen Postel mengambil inisitif yang sangat intensif bersama PT Telkom dan sejumlah operator satelit nasional lainnya, dengan tujuan agar slot tersebut dapat tetap dipertahankan," sebut pernyataan tertulis Ditjen Postel.Division Head Public Relation Indosat Adita Irawati, saat dihubungi detikINET, Jumat (14/7/2006) mengatakan, Indosat belum pernah meluncurkan satelit di slot 118o BT Ku-Band. "Di slot 118 kita sifatnya masih filing. Jadi belum ada satelit yang menempati slot tersebut," ujarnya. Bulan Mei Indosat menyerahkan slot tersebut kepada pemerintah, karena sudah tidak sanggup lagi berinvestasi untuk satelit pada slot tersebut. Satelit Indosat, Palapa-C2 berada pada slot orbit 113o BT. Satelit tersebut beroperasi sejak tahun 1995 dan akan berlangsung sampai tahun 2010. PT Indosat merencanakan peluncuran satelit baru sebagai pengganti Palapa C-2 pada pertengahan tahun 2009, dan dirancang memiliki usia operasional 15 tahun atau sampai dengan tahun 2024. (nks) (ketepi/)







Hide Ads