Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
2007, Telkom Berminat ke Wimax

2007, Telkom Berminat ke Wimax


- detikInet

Jakarta - Telkom seakan-akan tak pernah mau ketinggalan teknologi. Tahun 2007, perusahaan itu siap memanfaatkan broadband nirkabel via Wimax. Hal itu ditegaskan Arwin Rasyid, Direktur Utama Telkom, seusai meresmikan peluncuran Telkom Speedy di 22 kota. "Tahun depan, kita berminat di Wimax," ujarnya kepada wartawan di Gedung Grha Citra Caraka, Jl Jend Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (05/07/2006). Teknologi broadband wireles seperti Wimax (Wireles Microwave Access) memang sudah mulai digunakan di beberapa negara. Sedangkan di Indonesia, Wimax masih digodok dari sisi regulasi dengan sebutan netral Broadband Wireless Access. Arwin yakin pada 2007 Wimax sudah bisa dimanfaatkan secara komersial. Telkom sedang mempelajari sejauh mana Wimax bisa menjadi alternatif bagi pelanggan Telkom," ujarnya. Hal itu, ujarnya, merupakan bagian dari upaya Telkom untuk menghadirkan akses broadband. Menurut Arwin, ada banyak teknologi broadband yang bisa dipilih untuk diimplementasikan. "Pakai Wimax kalau kita lagi on the road. Kalau di rumah, kita bisa pakai ADSL. Itu bisa di-comply, bisa voice untuk telepon, VoIP, broadband internet, bisa IP TV," ia menambahkan. Bukan hanya untuk akses internet, Telkom berniat memanfaatkan broadband untuk menghadirkan layanan televisi berbasis Internet Protocols (IP). "Menurut survei, yang punya televisi (TV) itu ada 28 juta di Indonesia. Di kawasan perkotaan ada 20 juta. Dari 20 juta, yang terjangkau broadband ada lima juta," ujarnya. Jumlah itu, ia memaparkan, cukup potensial untuk digarap Telkom. "Karena sudah di 22 kota dan kapasitasnya juga ditambah, potensi pelanggan Speedy bertambah. IP TV adalah sekuensi yang normal setelah adanya Speedy," ujar Arwin. (wsh) (wicak/)







Hide Ads