Kiamat Internet Melanda Kanada, Warga Kelimpungan

ADVERTISEMENT

Kiamat Internet Melanda Kanada, Warga Kelimpungan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 09 Jul 2022 18:03 WIB
Unisa Bicara soal Sanksi ke Mahasiswi Viral Komentar Pasang Kateter (Ilustrasi Smartphone)
Ilustrasi. Foto: Shutterstock
Toronto -

Koneksi internet baik melalui ponsel maupun perangkat lainnya mengalami gangguan besar di Kanada. Alhasil, banyak layanan ngadat sehingga warga pun kelimpungan akibat kiamat internet.

Seperti dikutip detikINET dari BBC, operator penyedia layanan internet terbesar di negara itu, Roger Communications, mengalami masalah dalam menyediakan koneksi. Layanan ATM, rumah sakit sampai operasional pemerintahan di seluruh negeri pun terimbas karenanya.

Roger Communications berjanji akan segera memperbaiki seluruh masalah yang terjadi. "Kami tahu bagaimana pentingnya bagi konsumen kami untuk tetap terkoneksi," demikian pernyataan mereka.

Belum diketahui dengan pasti apa sebenarnya penyebab tumbangnya internet mereka. Menurut lembaga pengawas internet NetBlocks, trafik internet jadi turun sekitar 75% dari level normal akibat gangguan tersebut.

Layanan mobile Rogers punya 11 juta pelanggan di seluruh Kanada alias sangat banyak. Ini adalah kedua kalinya terjadi gangguan besar yang menimpa operator itu dalam setahun belakangan.

"Perusahaan masih mengidentifikasi akar masalah ini. Saat ini, kami belum punya jadwal kapan masalah ini bisa terselesaikan. Saya belum bisa mengatakan apakah hari ini akan bisa online sepenuhnya atau belum," kata Vice President Rogers Communications, Kye Prigg.

Kepolisian di beberapa wilayah Kanada menyebutkan para pengguna ponsel kesulitan menghubungi layanan darurat. Tumbangnya internet juga membuat kantor imigrasi, pengadilan dan sistem pembayaran bermasalah. Demikian pula layanan di rumah sakit.

Orang-orang yang terimbas kiamat internet pun banyak yang datang ke kafe yang WiFi-nya masih berfungsi. "Ada banyak orang di sini dengan laptopnya hanya untuk bekerja karena tidak ada internet di rumah," kata seorang pengunjung Starbucks di kota Toronto.



Simak Video "Heboh! Batu Nisan Internet Explorer di Korea Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT