Gaet Santri, Strategi Anyar Telkom Digitalisasi Petani dan Pelaku Agrobisnis

Gaet Santri, Strategi Anyar Telkom Digitalisasi Petani dan Pelaku Agrobisnis

Agus Tri Haryanto - detikInet
Kamis, 12 Mei 2022 14:30 WIB
Telkom melalui brand Leap semakin gencar mempercepat digitalisasi petani dan pelaku agrobisnis. Strategi teranyar dengan menggandeng Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah.
Foto: Telkom
Jakarta -

Telkom melalui brand Leap semakin gencar mempercepat digitalisasi petani dan pelaku agrobisnis. Strategi teranyar dengan menggandeng Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah.

Leap merupakan umbrella brand produk dan layanan digital Telkom sebagai kendaraan perusahaan plat merah tersebut dalam mengakselerasi proses digitalisasi masyarakat Indonesia, sehingga mendukung pertumbuhan ekosistem digital di tanah air.

Kolaborasi antara Telkom dan PWNU Jateng misi yang sama, yakni memberdayakan petani dan pelaku usaha agrobisnis yang masuk ke naungan koperasi Jagad Kasih Kamulyan (JKK) Holding, agar semakin maju, mandiri, dan modern, serta berjiwa kewirausahaan.

Langkah perwujudan yang ditempuh adalah dengan cara memanfaatkan platform Agree, produk digital di bawah payung Leap-Telkom Digital. EVP Digital Bussiness & Technology, Saiful Hidajat mengatakan bahwa platform Agree berkompeten membantu pengembangan ekosistem digital di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan dari hulu sampai ke hilir.

Selain itu, lewat kerja sama ini Telkom juga membantu JKK Holding dalam pengembangan teknologi budidaya dan riset, solusi permodalan, serta utilitas aset milik para petani dan pelaku agrobisnis.

"Kita harus segera melaksanakan dan memulai. Karena misi perusahaan kami juga sama dengan yang ada di Nahdlatul Ulama, di mana Telkom hadir untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya saing bangsa," ujarnya seperti dalam siaran pers, Rabu (11/5/2022).

Saat ini PWNU Jateng membawahi 36 cabang, 500 Majelis Wakil Cabang (tingkat Kecamatan) hingga lebih dari 7 ribuan ranting-ranting (tingkat desa), yang semuanya merupakanmodal sosial.Sumber daya inilah yang secara perlahan tapi pasti dapat dikonversi menjadi financial capital berbasis local wisdom la Jawa Tengah.

Sebagai platform agregator agrobisnis, Agree yang merupakan salah satu produk unggulan dari Telkom, berupaya menghubungkan semua stakeholder yang berperan di bidang agrikultura ke dalam suatu ekosistem digital.

Tidak hanya terbatas pada sektor pertanian saja, Agree juga mewadahi serta memfasilitasi sektor perikanan dan sektor peternakan. Harapannya agar mampu membawa manfaat bagi semua stakeholder, baik secara bisnis, operasional, maupun sosial.

Selain Agree, Telkom juga menyosialisasikan produk-produk digital lain kepada PWNU Jawa Tengah, mulai dari Smart Village National, PaDi UMKM, SooltanPay, Pijar Sekolah, dan Pesantren Go Digital.

Ketua PWNU Jawa Tengah, K.H Mohammad Muzammil menuturkan, kerja sama antara Telkom dengan PWNU Jawa Tengah ini diharapkan dapat membawa kemaslahatan kepada jamaah Nahdliyin, khususnya peningkatan ilmu, wawasan, dan keterampilan di dalam mengarungi kehidupan yang semakin hari semakin berubah.

"Dengan adanya teknologi yang semakin canggih, maka mau tidak mau santri juga jajaran warga NU juga harus bisa beradaptasi untuk memanfaatkan kemajuan teknologi informasi, sehingga kehidupannya bisa dimudahkan oleh Allah SWT dalam hal transaksi ekonomi juga dalam hal siar Islam Ahlussunnah wal jamaah," tutur Muzammil.



Simak Video "Erick Thohir: Sekarang Telkom dan Telkomsel Tak Boleh Kanibal"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)