Faktor Keamanan, Pekerja BTS di Papua Dijaga Aparat-Diberi Asuransi

ADVERTISEMENT

Faktor Keamanan, Pekerja BTS di Papua Dijaga Aparat-Diberi Asuransi

Dea Duta Aulia - detikInet
Sabtu, 23 Apr 2022 10:30 WIB
Pekerja BTS di Papua
Foto: dok. Dea Duta Aulia/detikcom
Jayapura -

Gangguan keamanan kerap menjadi salah satu aspek penghambat pembangunan tower BTS 4G di pedalaman Papua. Untuk itu menjamin keamanan pekerja tower merupakan hal yang perlu dilakukan.

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Kominfo Anang Latif mengatakan pihaknya memastikan akan memberikan keselamatan dan keamanan melalui sejumlah skema.

"Kejadian lalu yang menewaskan pekerja beberapa waktu lalu memberikan refleksi kepada Bakti Kominfo. Kami langsung melakukan konsolidasi kepada TNI dan Polri. Kami telah memerintahkan konsorsium agar ke depan setiap pembangunan agar melakukan koordinasi dengan pihak keamanan memastikan selalu ada pengawalan khususnya di daerah yang memiliki isu keamanan cukup tinggi," kata Anang Latif saat dihubungi dalam sambungan daring, Jumat (22/4/2022).

Ia menuturkan, memberikan rasa aman tidak hanya dilakukan saat proses pengerjaan saja, melainkan juga pasca pembangunan. Selain itu, Anang meminta mitra atau kontraktor yang menjalin kerja sama dengan Kominfo terkait proyek pembangunan tower BTS 4G agar mengajak masyarakat setempat untuk menjaga infrastruktur tersebut supaya bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan.

"Inilah pengamanan-pengamanan pasca pembangunan menjadi penting untuk mengamankan agar layanan ini bisa berlangsung berkelanjutan. Kami tentunya memiliki kontrak terus dengan konsorsium di lapangan supaya menjaga agar infrastruktur ini terjaga dengan baik dengan melibatkan masyarakat," tuturnya.

Terkait keberlanjutan dan percepatan proyek tersebut, Anang menjelaskan dirinya telah bertemu dengan Menkominfo Johnny G. Plate yang memberi arahan agar seluruh pembangunan tower BTS 4G tetap berlanjut.

"Terkait dengan kelanjutan project, saya baru saja dipanggil Pak Menteri. Beliau sudah komunikasikan ke Ibu Menteri Keuangan (Menkeu) dan mitra kami di DPR maupun Badan Anggaran DPR untuk memberikan prioritas menyelesaikan proyek sesuai arahan yang disampaikan Bapak Presiden beberapa waktu lalu," jelasnya.

Sementara itu, Chief Operations Officer PT Infrastruktur Bisnis Sejahtera Robert Purwanto selaku mitra Kominfo dalam proyek pembangunan tower BTS 4G di pedalaman Papua menjelaskan pihaknya tidak hanya melakukan kerja sama dengan TNI dan Polri untuk memberikan keamanan kepada para pekerja. Namun, turut menyediakan asuransi perlindungan kepada pekerja yang bekerja di proyek tersebut.

"Memang benar semua pekerja yang bekerja di Papua sudah dilengkapi dengan asuransi untuk meng-cover jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Jadi semua karyawan kita asuransi untuk keselamatan kerja," kata Robert.

Upaya lain yang dilakukan Kepala Dinas Kominfo Kab. Pegunungan Bintang Alferus Sanuari menuturkan untuk mempercepat pembangunan proyek tersebut dan memberikan rasa aman kepada para pekerja ada sejumlah langkah yang dilakukan. Salah satunya dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan cara sosialisasi terkait manfaat pembangunan proyek tersebut.

"Tantangan berikut kondisi keamanan. Itu juga berpengaruh terdapat proses pengerjaan proyek. Teman-teman pekerja merasa khawatir untuk bekerja di proyek tersebut. Itu memang mereka takut. Kita harus meyakinkan mereka dan mendampingi mereka untuk turun lokasi (pembangunan tower BTS 4G)," katanya.

Selain sosialisasi, pihaknya pun turut melibatkan masyarakat setempat dalam proyek pembangunan tersebut. Sehingga diharapkan masyarakat yang terlibat memiliki rasa pemilikan dan akan merawat tower BTS 4G.

"Memberdayakan tenaga kerja lokal untuk mengerjakan proyek tersebut. Agar mereka memiliki rasa miliki," tutupnya.



Simak Video "Tower Provider di Kramat Jati Jaktim Terbakar"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT