Elon Musk Sebar Internet Satelit di Ukraina

ADVERTISEMENT

Elon Musk Sebar Internet Satelit di Ukraina

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 27 Feb 2022 21:30 WIB
Elon Musk Berencana Buat Robot Humanoid untuk Mengerjakan Tugas
Elon Musk. Foto: DW (SoftNews)
Jakarta -

Elon Musk memastikan jaringan internet satelit Starlink kini sudah tersedia di Ukraina, yang jaringan internetnya banyak terganggu setelah diinvasi oleh Rusia.

Musk pun memastikan akan mengirimkan lebih banyak terminal (perangkat untuk mengakses Starlink) ke Ukraina, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Minggu (27/2/2022).

"Layanan Starlink kini aktif di Ukraina. Lebih banyak terminal sudah di perjalanan," kicau Musk di akun Twitternya.

Kicauan ini adalah balasan Musk terhadap kicauan Menteri Transformasi Digital Ukraina Mykhailo Fedorov yang 'mencolek' Musk di Twitter.

"@elonmusk, saat anda berusaha mengkoloni Mars, Rusia mencoba menduduki Ukraina! Saat roket anda sukses mendarat dari luar angkasa - roket Rusia menyerang warga sipil Ukraina," kicau Fedorov.

Sejauh ini layanan internet di Ukraina cukup terdampak akibat invasi Rusia, terutama di bagian Selatan dan Timur Ukraina, daerah yang paling banyak dihantam oleh operasi militer Rusia.

Bisa dibilang, meski sangat mahal, teknologi satelit internet seperti yang dijajakan oleh Starlink menjadi solusi yang sangat tepat untuk mengatasi masalah komunikasi di Ukraina saat ini. Karena teknologi ini bisa menjangkau daerah terpencil tanpa perlu menarik kabel fiber optik.

Per 15 Januari lalu, SpaceX mengklaim sudah memiliki 1.469 satelit Starlink yang aktif dan 272 satelit lain tengah menunggu masuk ke orbitnya.

Meski berguna, satelit Starlink ini menuai banyak kritik. Salah satunya adalah NASA yang baru-baru ini juga mengeluarkan peringatan untuk SpaceX.

NASA memperingatkan bahwa konstelasi satelit SpaceX yang begitu banyak jumlahnya nantinya bisa membahayakan nyawa astronaut, bahkan bisa jadi juga mengancam manusia yang ada di Planet Bumi.

Dalam laporannya, NASA menyebut rencana peluncuran sampai 3.000 satelit Starlink mengandung risiko besar. Misalnya, potensi tabrakan dengan misi antariksa berawak, penundaan suatu peluncuran karena jalurnya diambil Starlink sampai membuat teleskop pemantau asteroid berbahaya terhalang pandangannya.



Simak Video "Dua Apartemen di Chasiv Yar Ukraina kena Rudal, 31 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT