Mitratel Siap Angkut Operator Ekspansi ke Luar Jawa di 2022

Mitratel Siap Angkut Operator Ekspansi ke Luar Jawa di 2022

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 10 Jan 2022 18:46 WIB
Perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi, Mitratel.
Foto: Dok. Mitratel
Jakarta -

Perusahaan infrastruktur telekomunikasi, Mitratel, siap untuk menopang operator seluler yang ingin ekspansi ke luar Pulau Jawa.

Sebelumnya, Mitratel yang merupakan anak perusahaan Telkom, banyak bermitra dengan Telkomsel. Kini, Mitratel telah melantai bursa alias IPO dan siap melakukan join planning session dengan operator non-Telkomsel.

Pulau Jawa dinilai tingkat pertumbuhannya sudah jenuh, yang mana kali ini potensi pertumbuhan selanjutnya berada di luar pulau tersebut.

"Dan mereka memiliki tingkat permintaan yang tinggi terhadap tower-tower kita yang tadinya non-shareable sekarang menjadi shareable," ujar Chief Business Officer Mitratel, Noorhayati Candrasuci di Jakarta, Senin (10/1/2022).

Hingga September 2021, jumlah menara yang dikelola Mitratel sebanyak 28.076 unit. Adapun dari 57% atau 16.150 unit tersebut berada di luar Pulau Jawa. Sedangkan, jumlah menara yang di Pulau Jawa mencapai 11.929 unit.

"Jadi, kalau dilihat salah satu yang unik dari Mitratel adalah kepemilikan tower yang berlokasi di luar Jawa, dan itu adalah sesuatu yang unik," ucapnya.

Sebanyak 10 ribu unit tower Mitratel ini merupakan hasil akuisisi tower dari Telkomsel, yang pada umumnya mempunyai pangsa pasar terbesar di luar Pulau Jawa. Operator seluler yang bukan Telkomsel dengan mudah melakukan co-location pada tower milik Mitratel yang ada di luar Pulau Jawa.

"Dari situ operator lain akan follow the market leader dan pada saat mereka akan melakukan ekspansi di luar Jawa, di situ Mitratel sudah hadir. Jadi, tidak perlu bangun (infrastruktur) baru lagi," tuturnya.

Perusahaan infrastruktur telekomunikasi, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel.Perusahaan infrastruktur telekomunikasi, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto

Siap Topang Ekosistem Digital RI

Mitratel, perusahaan infrastruktur telekomunikasi siap untuk menopang ekosistem digital Indonesia. Hal itu tak terlepas dengan ekosistem digital dalam negeri yang diprediksi meroket di masa mendatang.

Berdasarkan hasil riset terbaru Google, Temasek, dan Bain & Company menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi digital Indonesia tahun 2025 melesat menjadi USD 146 miliar atau setara

Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko mengatakan, perusahaan yang dipimpinnya ini akan berkontribusi dalam membantu ekonomi digital Indonesia lebih tinggi lagi.

Keyakinan tersebut tidak terlepas dari tumbuh suburnya ekonomi digital karena bertambahnya jumlah masyarakat digital (society), serta tersedianya infrastruktur digital yang mumpuni.

"Faktor itu merupakan basic ingredients dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat. Tugas Mitratel dalam ekosistem tersebut dalam memastikan konektivitas antara masyarakat dengan pelaku usaha digital bisa terlayani melalui tower kami," ungkap pria yang disapa Teddy ini.

*Anda kini bisa cek harga dan perbandingan smartphone terbaru di detikINET. Silakan klik DI SINI.



Simak Video "Jokowi Minta UMKM Go Digital Capai Target 20 Juta Tahun Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)