Duet Telkom dan Jepang Bangun Ekosistem Pertanian Digital

Duet Telkom dan Jepang Bangun Ekosistem Pertanian Digital

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 11 Des 2021 16:40 WIB
Petani padi di Pangandaran dihadapkan beragam persoalan
Foto: Faizal Amiruddin
Jakarta -

Indonesia bekerjasama dengan Jepang membangun ekosistem pertanian digital. Kolaborasi tersebut dilakukan oleh Japan Telecommunications Engineering and Consulting Service (JTEC) dan Telkom melalui Indonesia Telecommunication and Digital Research Institute (ITDRI).

Kerja sama dilakukan dalam penyediaan kajian teknologi budidaya dan ekosistem sektor pertanian di Jawa Barat dari sudut pandang pasar konvensional maupun digital.

Selain itu, mencakup ketersediaan kajian solusi TIK pertanian yang berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi di Indonesia dan Jepang selama pandemi.

Koordinator Bidang Kelembagaan Regional Kementerian Kominfo, Sofi Soeria Atmadja mengatakan, kerja sama juga dilakukan dalam menciptakan ketersediaan kajian isu dan metodologi penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk pengembangan ekonomi desa dan ketersediaan kajian ekosistem digital pertanian untuk pengembangan ekonomi desa yang digunakan dalam situasi pandemik sekarang.

"Dengan adanya kajian tersebut, diharapkan akan menguatkan peran TIK dalam pertanian dan kontribusinya terhadap pertumbuhan sektor pertanian selama COVID-19, memahami peran BUMDes dalam pengembangan ekonomi desa," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/12/2021).

"Serta menjajaki rencana pilot project digitalisasi ekosistem pertanian yang berpengaruh ke pengembangan ekonomi desa yang tangguh selama pandemi," ucapnya menambahkan.

Pengumuman kolaborasi JTEC dan Telkom melalui ITDRI ini dilakukan seminar dan workshop "Digital Agriculture Ecosystem Asia Pacific Telecommunity (APT) International Collaborative Research" dan rangkaian ITDRI Festival 2021.

Indonesia bekerjasama dengan Jepang membangun ekosistem pertanian digital. Kolaborasi tersebut dilakukan oleh Japan Telecommunications Engineering and Consulting Service (JTEC) dan Telkom melalui Indonesia Telecommunication and Digital Research Institute (ITDRI).Indonesia bekerjasama dengan Jepang membangun ekosistem pertanian digital. Kolaborasi tersebut dilakukan oleh Japan Telecommunications Engineering and Consulting Service (JTEC) dan Telkom melalui Indonesia Telecommunication and Digital Research Institute (ITDRI). Foto: Telkom

Kementerian Kominfo bersama dengan Asia Pacific Telecommunity (APT) menaruh perhatian besar terhadap pertanian di era pandemi ini karena pertanian umumnya sektor strategis perekonomian.

Melatarbelakangi terbangunnya kolaborasi antara Indonesia sebagai negara dengan tingkat pelaku usaha pertanian yang tinggi dan Jepang sebagai negara yang berhasil menerapkan best practice in smart agriculture, maka Telkom bersama JTEC, Institut Pertanian Bogor, Nippon Telegraph and Telephone (NTT) East, dan NTT Agritechnology menggelar seminar tersebut sebagai salah satu wujud kolaborasi.

Sementara itu Chairman of ITDRI, Jemy V Confido mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjadi di antara dua negara ini dan berharap audience akan mendapatkan pencerahan yang dapat memenuhi kebutuhan informasinya.

"Kedua pihak mempelajari banyak teknologi agrikultur, terutama yang bisa diterapkan di Indonesia ataupun negara lainnya di Asia Pasifik. Diharapkan juga terbanyak sinergi dan kolaborasi untuk membangun ekosistem digital di sektor pertanian kita sebaik negara lain yang sudah menerapkannya di Asia Pasifik," tuturnya.

Acara terbagi dua sesi, yang pertama mengangkat topik mengenai transformasi digital dalam agrikultur Jepang dan sesi kedua mengenai transformasi digital dalam agrikultur Indonesia.

Rangkaian ITDRI Festival 2021 sebelumnya, webinar dan workshop kali ini didukung penuh platform digital learning milik ITDRI, yaitu Studio Virtual Learning Interactive Class (VLIC), sehingga seluruh materi dapat disampaikan ke audiens secara interaktif dan menarik. Untuk selanjutnya, ITDRI Festival akan memasuki rangkaian lainnya berupa perilisan Innovation Center.



Simak Video "IndiHome Dilaporkan Lemot Lagi, Apa Penyebabnya Kali Ini?"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)