Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Gara-gara Sebarkan VoIP
Onno Diminta Menghadap ke Postel
Gara-gara Sebarkan VoIP

Onno Diminta Menghadap ke Postel


- detikInet

Jakarta - Gara-gara terlalu "banyak omong" tentang teknologi Voice over Internet Protocol (VoIP), pakar Internet Onno W Purbo, terpaksa harus berurusan dengan pemerintah. Dalam waktu dekat, Onno dijadwalkan harus menghadap Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Dirjen Postel)."Gue dipanggil untuk ketemu dengan Dirjen Postel (Basuki Yusuf Iskandar - red.) dalam waktu dekat ini," ujar Onno kepada detikINET, Selasa (18/4/2006). Kemungkinan, menurut Onno, pemerintah mulai "perhatian" dengan kembali maraknya gerakan pemberdayaan telekomunikasi swadaya masyarakat berbasis teknologi VoIP tersebut."Rencananya sih gue mau langsung mendemokan tuh teknologi VoIP di di depan Pak Basuki dan jajarannya," tambah Onno. Teknologi yang akan dipaparkan oleh Onno tersebut adalah teknologi yang sama ketika Onno memberikan tutorial VoIP di markas detikINET beberapa waktu lalu.Menurut Onno, ternyata berangkat dari acara demo VoIP tersebut, kini mulai bangkit kembali gerakan-gerakan di masyarakat untuk bisa secara mandiri dan swadaya dalam hal pengadaan infrastruktur telekomunikasi. "Kini permintaan dari daerah mulai berdatangan, untuk mendapatkan informasi tentang membangun dan menggunakan teknologi VoIP," ujar Onno. Antusiasme para pembaca detikINET pun tak terelakkan. Salah satunya tercermin ketika memberikan komentar pada berita yang menginformasikan acara demo VoIP ketika itu. "Coba Pak Onno diangkat jadi menteri telekomunikasi," ujar Hanafi, salah seorang pembaca yang mengisi komentar.Tentu saja harapan dari pembaca tersebut rasanya masih jauh panggang dari api. Bahkan Onno sempat 'ditegur' oleh Postel. "Kemarin Postel komplen ke gue. Katanya, gue kok malah bangga pakai nomor VoIP dari Washington DC, bukannya bangga pakai 62 (kode nomor telepon negara Indonesia - red.)," tandas Onno sembari tersenyum nakal. (dbu) (donnybu/)




Hide Ads