Kabar Terkini Jaringan Fiber Optik Jakarta-Singapura yang Putus

Kabar Terkini Jaringan Fiber Optik Jakarta-Singapura yang Putus

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 22 Feb 2021 15:10 WIB
Ilustrasi koneksi internet
Foto: shutterstock
Jakarta -

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengungkapkan perkembangan terbaru terkait jaringan fiber optik (FO) Jakarta-Singapura yang sempat putus beberapa hari yang lalu. Dampaknya, layanan internet di Indonesia pun terganggu waktu itu.

Seperti yang dijanjikan sebelumnya, Ketua Umum APJII Jamalul Izza mengatakan bahwa saat ini para penyelenggara jasa internet (ISP) telah melakukan back up pada hari ini, Senin (22/2/2021).

"Kondisi saat ini para penyelenggara sudah melakukan backup ke jaringan yang lain sambil menunggu FO Cut dari penyelenggara kabel tersebut selesai diperbaiki," ujar Jamalul kepada detikINET.


Saat ditanya apakah hal itu artinya jaringan internet saat ini bisa dibilang sudah normal kembali, Jamalul telah memastikannya.

"Iya (normal kembali-red), via jaringan yang lain," ucapnya.

Jaringan fiber optik Jakarta-Singapura yang putus langsung dilakukan penanganan. Back up jaringan menjadi solusi dan ditargetkan bisa normal pada Senin ini.

Sistem kabel yang terdampak adalah sistem Jakarta-Bangka-Bintan-Singapura (B2JS) milik PT Ketrosden Triasmitra. Kabel yang terputus berada di segmen Ancol-Bangka.

Perbaikan kabel fiber optik yang putus bisa makan waktu sampai 2-3 minggu. Itu bergantung lama waktu kapal perbaikan mencapai lokasi titik putusnya.

"Koneksi ke Indonesia tentunya tidak terputus karena masih ada kabel lain. Namun dampaknya adalah terjadi kelambatan karena saluran back up pasti penuh," kata Ketua Umum APJII ini.

Sebelumnya, sepanjang hari ini pada akhir pekan lalu, pengguna internet di Indonesia kesulitan mengakses beberapa situs luar negeri. Rupanya hal ini disebabkan oleh jaringan kabel fiber optik Jakarta-Singapura yang putus.

Koneksi ke sejumlah situs seperti Twitter dan beberapa situs luar negeri lain terganggu. Dari hasil pengujian Speedtest.net pun gangguannya terlihat dari penurunan kecepatan dan kenaikan angka ping yang jauh lebih besar dibanding pengujian ke server di Indonesia.



Simak Video "Internet Explorer Pensiun di Tahun 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)