Pakai Teknologi Open RAN, Layanan Broadband Telkomsel Kian Ciamik

Pakai Teknologi Open RAN, Layanan Broadband Telkomsel Kian Ciamik

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 26 Des 2020 16:02 WIB
Memperkuat komitmen sebagai perusahaan guna menghadirkan layanan berkualitas dan kapasitas layanan broadband yang optimal, Telkomsel mengadopsi teknologi Open RAN (Radio Access Network).
Pakai Teknologi Open RAN, Layanan Broadband Telkomsel Kian Ciamik. Foto: Telkomsel
Jakarta -

Memperkuat komitmen sebagai perusahaan guna menghadirkan layanan berkualitas dan kapasitas layanan broadband yang optimal, Telkomsel mengadopsi teknologi Open RAN (Radio Access Network).

Teknologi Open RAN adalah teknologi perangkat radio akses yang mengusung paradigma baru dengan menggunakan general purpose, vendor-neutral hardware, software-define technology, dan open system.

Dengan konsep dan teknologi Open RAN, komponen hardware dan software di sisi radio akses dapat dipisahkan, sehingga penggunaan hardware dan software memungkinkan berasal dari berbagai vendor penyedia yang telah menerapkan konsep open system interface.

Direktur Network Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, trafik penggunaan layanan broadband masyarakat Indonesia terus tumbuh signifikan.

"Hal tersebut didorong dengan semakin tingginya adopsi masyarakat untuk pemanfaatan layanan digital guna aktivitas keseharian. Guna memastikan ketersediaan kapasitas dan kualitas jaringan broadband prima yang dapat memberikan kenyamanan pengalaman pelanggan," ujar Hendri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/12/2020)

"Selain terus memperluas akses ketersediaan jaringan broadband yang merata, Telkomsel juga secara konsisten mendorong tumbuhnya berbagai alternatif solusi teknologi yang dapat mendukung efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan jaringan mobile broadband terkini," ucapnya menambahkan.

Memperkuat komitmen sebagai perusahaan guna menghadirkan layanan berkualitas dan kapasitas layanan broadband yang optimal, Telkomsel mengadopsi teknologi Open RAN (Radio Access Network).Memperkuat komitmen sebagai perusahaan guna menghadirkan layanan berkualitas dan kapasitas layanan broadband yang optimal, Telkomsel mengadopsi teknologi Open RAN (Radio Access Network). Foto: Telkomsel

Hendri lebih lanjut mengatakan, Telkomsel melihat teknologi Open RAN memiliki peluang untuk dapat diterapkan di daerah perkotaan dengan metode overlay maupun wilayah rural dengan metode extension atau complement, dengan tingkat efisiensi dan kompleksitas yang berbeda. Diharapkan Open RAN dapat mengakselerasi perwujudan akses broadband yang merata dengan kualitas yang setara di seluruh pelosok negeri.

Telkomsel juga berharap, pengembangan teknologi radio akses ke depan akan menjadi lebih fleksibel, inovatif, dan kompetitif, terutama dalam mendukung proses adopsi teknologi terbaru 5G yang akan segera diterapkan di Indonesia. Roadmap teknologi 5G akan terus dijalankan Telkomsel dengan menyesuaikan dinamika perkembangan teknologi pendukung.

Sebagai wujud keseriusan dalam mendorong pengembangan teknologi Open RAN, anak perusahaan Telkom ini bersama para penyelenggara jaringan seluler di Indonesia, Global System for Mobile Communications Association (GSMA), Telecom Infra Projoect (TIP), pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta institusi pendidikan seperti Telkom University, berkolaborasi membentuk Community Lab Project untuk memperkenalkan, membuat ekosistem, dan menumbuhkan kapabilitas pengembangan teknologi Open RAN yang berkelanjutan di Indonesia.

Kontribusi nyata Telkomsel dalam Community Lab Project ini diwujudkan dengan dukungan penuh atas peresmian Telecom Infra Project (TIP) Community Lab yang dikelola Telkom University bersama TIP belum lama ini.

Laboratorium pengembangan teknologi telekomunikasi pertama di Asia Tenggara tersebut merupakan wujud komitmen memajukan pertumbuhan digital dan ekonomi di Indonesia melalui pengujian dan validasi berbasis standar teknologi jaringan terbuka dan terpilah di laboratorium dan di lapangan, memajukan penerapan solusi teknologi yang layak secara komersial, membangun sumber daya manusia pengembang lokal, dan membina ekosistem telekomunikasi yang kuat dan beragam, termasuk ekosistem startup.

Hendri mengungkapkan kehadiran TIP Community Lab Project akan membantu dalam menghasilkan uji layak teknologi yang tervalidasi sebelum dipastikan dapat diimplementasi secara nyata.

"Melalui laboratorium tersebut, Telkomsel juga berharap akan menciptakan inovasi solusi operasional jaringan yang terbaik, serta menciptakan alternatif-alternatif teknologi yang lebih efisien seperti teknologi Open RAN, baik software maupun hardware hasil karya anak bangsa yang nantinya akan memberi dampak positif bagi perkembangan industri telekomunikasi, serta perekomonian digital bangsa dan negara," pungkas Hendri.



Simak Video "Telkom Bantah Kerdilkan Netflix!"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)