Bill Gates mengakui telah berselingkuh dengan dua wanita asal Rusia saat menyampaikan permintaan maaf atas hubungannya dengan Jeffrey Epstein. Siapa wanita yang dimaksud?
"Merupakan kesalahan besar untuk menghabiskan waktu bersama Epstein," ujar Gates dalam pertemuan town hall yayasan Gates Foundation pada 24 Februari, menurut rekaman yang diperoleh The Wall Street Journal.
Ia membantah terlibat dalam kejahatan Epstein. "Saya tidak melakukan hal terlarang. Saya tidak melihat hal terlarang. Perlu diperjelas, saya tidak pernah menghabiskan waktu dengan para korban, para wanita di sekitarnya," tambah Gates.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gates mengaku menyelingkuhi mantan istrinya, Melinda Gates, dengan dua wanita Rusia. Pengakuan ini muncul setelah kumpulan dokumen Epstein yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat memuat sebuah email tak terkirim yang menuduh Gates berhubungan dengan dua gadis Rusia dan tertular penyakit.
"Saya memang berselingkuh, satu dengan pemain bridge Rusia yang bertemu saya di acara bridge, dan satu lagi dengan fisikawan nuklir Rusia yang saya temui melalui kegiatan bisnis," aku Gates, tanpa menanggapi klaim mengenai penyakit menular seksual, dikutip detikINET dari Yahoo News, Jumat (27/2/2026).
Identitas salah satu wanita itu kemungkinan sudah diketahui. Pada tahun 2023, Wall Street Journal menuduh Gates berselingkuh dengan pemain bridge Rusia, Mila Antonova. Gates dan Antonova diduga bertemu di sebuah turnamen bridge pada tahun 2010.
Epstein dilaporkan mengancam Gates mengenai perselingkuhan tersebut. Dalam email tertanggal 4 Juli 2013 ke Boris Nikolic, penasihat Gates untuk sains dan teknologi, Epstein menyebutkan nama dua wanita yang diduga jadi selingkuhan Gates. "Bill berisiko berubah dari orang terkaya menjadi orang paling munafik, Melinda menjadi bahan tertawaan," kata Epstein kepada Nikolic.
Pada tahun 2021, setelah Gates dan istrinya saat itu, Melinda, mengumumkan perceraian mereka setelah 27 tahun menikah, The Wall Street Journal melaporkan bahwa Gates pernah diselidiki atas perselingkuhan masa lalu dengan seorang karyawan Microsoft. Hal ini menyebabkannya mundur dari dewan direksi Microsoft pada tahun 2020.
Bulan lalu, Melinda sekali lagi mengecam hubungan mantan suaminya dengan Epstein. "Bagi saya pribadi, sulit setiap kali detail-detail itu muncul, kan? Karena hal itu membawa kembali kenangan akan masa-masa yang sangat, sangat menyakitkan dalam pernikahan saya," kata Melinda dalam wawancara di podcast NPR, Wild Card.
"Pertanyaan apa pun yang tersisa di sana tentang apa yang terjadi, pertanyaan-pertanyaan itu ditujukan untuk orang-orang tersebut dan juga mantan suami saya. Merekalah yang perlu menjawab hal-hal itu, bukan saya," sebutnya.
(fyk/fay)