Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
2005, Industri Musik Kaya Raya

2005, Industri Musik Kaya Raya


- detikInet

Jakarta - Tahun 2005 adalah tahunnya para industri musik. Menurut International Federation of the Phonographic Industry (IFPI), beberapa perusahaan musik berhasil meraup pendapatan sebesar US$ 1,1 miliar (US$ 1 = Rp 9.435, sumber: detik.com) dari layanan download musik.Metode penjualan musik seperti ini diharapkan mampu menyumbangkan 25 persen pendapatan industri musik global pada 2010. Untuk download lagu penyanyi solo saja tercata naik dua kali lipat menjadi 420 juta pada 2005. Begitu juga dengan jumlah pendaftarnya pun hampir mencapai dua kali lipat menjadi 2,8 juta."Pada 2006, diperkirakan akan ada peningkatan pertumbuhan yang signifikan seiring mulai terbentuknya pasar musik digital," papar John Kennedy, pimpinan IFPI.Menurutnya, di Amerika dan Inggris yang merupakan dua pasar digital terbesar di dunia, pembeli musik download legal mampu melebihi jumlah pembeli musik ilegal. Kennedy berharap tren ini bisa menyebar ke konsumen lain.Selain pendapatan, jumlah lagu yang tersedia secara online pun naik dua kali lipat selama 12 bulan. IFPI memperkirakan ada 165.000 album yang sudah tersedia onilne di internet. Demikian dikutip detikinet dari Vnunet Senin (23/1/2006). (oyd/dwn) (ien/)






Hide Ads