Pemerintah Jamin Keamanan Data Registrasi Prabayar
- detikInet
Jakarta -
Pemerintah menjamin data registrasi prabayar tak akan disalahgunakan. Data hanya akan digunakan untuk kepentingan hukum. Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Dirjen Postel) Basuki Yusuf Iskandar seusai kick-off registrasi prabayar di Departemen Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kamis (15/12/2005). Menurut Basuki, data registrasi prabayar hanya akan digunakan untuk keperluan tertentu yang berkaitan dengan hukum, seperti pelacakan oleh aparat hukum. Data itu tidak akan digunakan pemerintah kecuali untuk kepentingan hukum. Pemerintah, ujar Basuki, menjamin keamanan data tersebut. "Ada jaminan menjaga hak-hak individu dari Kepmen (Keputusan Menteri-red) dan BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia-red)," ujar Basuki. Johny Swandi Sjam, Ketua Umum Asosia Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) mengatakan masing-masing operator akan menemukan banyak manfaat dari data registrasi prabayar. "Program ini ditujukan untuk meningkatkan pelayanan ke pelanggan. Dari segi operator data itu bisa mempunyai banyak manfaat," tuturnya pada kesempatan yang sama. Johny menampik bahwa data registrasi prabayar bisa disalahgunakan. "Detil percakapan bisa kita simpan, tapi bukan isi percakapan. Jadi kekhawatiran disalahgunakan tidak beralasan," ia menambahkan.Ada terorisme atau tidak, ujar Johny, registrasi bermanfaat untuk dilakukan karena bisa mencegah nomor terbuang (churn rate). Pelanggan yang sudah terdafta, ujarnya, akan lebih mudah dilayani untuk memberi insentifnya nanti."Sejauh ini kita cuma memberi insentif seperti bonus pulsa seperti SMS dan bonus masa aktif. Kalau kita tahu identitasnya, pekerjaannya, kita bisa tawarkan bonus sesuai kebutuhan mereka," tutur pria yang juga menjabat Director Consumer Market Indosat itu. Johny mengakui ada kemungkinan registrasi prabayar akan menurunkan jumlah pelanggan. "Memang benar akan terjadi penurunan jumlah pelanggan 15-20 persen dari perkiraan total pelanggan yang ada sekitar 40 juta," tukasnya.Registrasi prabayar serempak mulai digelar Kamis (15/12/2005). Metode registrasi adalah dengan mengirimkan data melalui nomor singkat 4444. Selain itu, pelanggan prabayar nantinya akan diminta melakukan validasi dengan mengirimkan berkas ke operator masing-masing.
(wicak/)