Gelar Frensip Tahap Dua
Mobile-8 Incar 1,3 Juta Pelanggan
- detikInet
Jakarta -
Program frensip tahap kedua, dari Mobile-8, diharapkan bisa menambah jumlah pelanggan operator seluler tersebut. Sampai akhir tahun targetnya bisa tercapai 1,3 juta pelanggan. PT Mobile-8 Telecom, menyebut progam frensip generasi keduanya dengan frensip Stylo. Program ini menggunakan paket ponsel ZTE C-150. Program frensip sebelumnya memakai Samsung SCH N356.Dalam program ini Mobile-8 bekerjasama dengan Zhongxing Telecommunicaton Equipment (ZTE), yaitu sebuah perusahaan telekomunikasi asal Cina yang juga produsen ponsel. Sebelumnya Mobile-8 pernah bekerjasama dengan ZTE lewat paket fren ZTE Modem Data Card 1x. Head of Marketing Mobile-8, Herman TKK, mengatakan seperti frensip sebelumnya paket ini masih ditujukan ke segmen entry level. "Dari program ini kami menargetkan 1,3 juta pelanggan hingga akhir tahun 2005," ujarnya di kantor Mobile-8, Gedung Bimantara, Jakarta, Kamis (6/10/2005). Mobile-8, klaim Herman, sudah memiliki basis pelanggan 1 juta hingga saat ini. Untuk 2006 Mobile-8 menargetkan raih 2,5 juta pelanggan.Menurut Herman, kapasitas yang ada saat ini masih sanggup untuk mencakup 1,9 juta basis pelanggan. "Untuk mencapai target 1,3 juta, saya rasa coverage dan kapasitas kami masih mencukupi. Tapi kami akan tetap menambah coverage lagi," ia menambahkan.Herman juga mengatakan mereka memiliki 470 Base Transceiver Station (BTS) yang tersebar di seluruh Pulau Jawa dan sebagian kecil di Pulau Bali. Herman tak mau menyebut target jumlah BTS yang akan ditambahkan. Mobile-8 berencana segera mencakup Bali secara resmi pada awal 2006. "Memang selama ini sudah 'on' di Bali, tapi belum punya coverage yang bagus. Di Bali kita juga belum launch komersial, nanti pada awal 2006 baru mulai mengjangkau Bali dan luar Jawa yang secara ekonomis pertumbuhannya baik," Herman menambahkan. Herman beranggapan paket frensip dari Mobile-8 dapat membantu meningkatkan teledensitas. Ia mengutip riset yang mengatakan bahwa teledensitas di Indonesia baru 12 persen. Sedangkan di Cina, sebagai contoh, sudah 24 persen. "Oleh karena itu untuk menghadirkan handset yang murah, Mobile-8 menggandeng ZTE. Dalam 3-4 bulan ini sudah akan tersedia 300-400 ribu handset," ujarnya optimis. Paket ini dijual dengan harga Rp 499 ribu, meningkat dari frensip sebelumnya yang cuma Rp 399 ribu. Pada paket sebelumnya, Mobile-8 pun sempat 'kecolongan'. Di beberapa daerah, ponsel Samsung SCH N356 dapat 'dibuka' sehingga bisa digunakan untuk operator lain yang berbasis CDMA. Kali ini, Mobile-8 mengaku sudah menerapkan teknologi anti-locking yang lebih baik.
(wicak/)