Indosat Dipastikan Dapat Frekuensi 3G
- detikInet
Jakarta -
Pemerintah memastikan akan memberi alokasi frekuensi seluler generasi ketiga (3G) sebesar 5 MHz kepada PT Indosat. Hal itu merupakan kompensasi penyerahan frekuensi 1900 MHz yang selama ini digunakan Indosat untuk StarOne yang merupakan layanan telepon tetap nirkabel (fixed wireless). Namun nantinya Indosat tetap diwajibkan membayar jatah frekuensi yang didapatnya, sesuai dengan hasil tender nanti."Kompensasi kepada Indosat diberikan atas prinsip kesetaraan dan keadilan dengan operator lain," kata Aswin Sasongko, Sekretaris Jenderal Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) di Kantor Depkominfo Jakarta, Jumat (23/9/2005). Aswin mewakili Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar yang saat ini sedang berada di Hanoi.Sebelumnya, pemeritah melalui Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi mengumumkan akan menggelar tender frekuensi 3G, yang dilakukan dalam dua tahap, November 2005 dan tahun 2006. Tender tersebut bisa diikuti oleh semua operator. Dari hasil tender tersebut, akan diperoleh harga lisensi frekuensi yang harus dibayar operator pemenang tender.Indosat yang dipastikan memperoleh jatah frekuensi di 1900 Mhz, juga diizinkan mengikuti tender 3G, jika ingin memperoleh tambahan frekuensi.5 MHz Masih KurangSementara itu Dirut PT Indosat, Hasnul Suhaimi mengatakan, meski sudah mendapat frekuensi sebesar 5MHz di 1900 MHz, pihaknya merasa itu belum mencukupi. Menurutnya, alokasi sebesar itu tidak cukup untuk mengembangkan layanan bagi 12 juta pelanggannya."Sesudah kita sukses melakukan uji coba 3G, rasanya kita butuh frekuensi hingga 10 MHz. Sebab bagi existing operator yang sudah punya pelanggan cukup besar, 10 MHz dirasa pantas. Beda dengan operator baru yang memiliki basis pelanggan sedikit," ujar Hasnul. Hasnul juga mengatakan akan tetap mengikuti tender untuk memperoleh tambahan frekuensi 5 MHz lagi. Indosat merupakan salah satu operator yang kena gusur frekuensi, seperti halnya Telkom. Sebelumnya, untuk operasional StarOne, Indosat menempati salah satu blok frekuensi di 1900 MHz, seperti halnya Telkom dengan Flexi-nya. Saat ini, frekuensi tersebut harus dibersihkan dan dialokasikan untuk 3G.
(rouzni/)