Rabu, 14 Mar 2018 21:17 WIB

Telkomsel Tepis Isu Kebocoran Data Pelanggan

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Adita Irawati (detikINET/Achmad Rouzni Noor II) Adita Irawati (detikINET/Achmad Rouzni Noor II)
Depok - Isu kebocoran data pelanggan sebagai buntut dari aturan registrasi ulang SIM card prabayar seluler tengah menjadi topik hangat di kalangan masyarakat.

Telkomsel berpendapat, tidak ada yang namanya kebocoran data, namun lebih kepada penyalahgunaan data. Demikian disampaikan oleh Vice Presiden Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati.

"Kalau dipikir kan sebenarnya NIK sama KK itu banyak banget sekarang yang beredar. Kalau browsing saja masukan kata kunci NIK dan KK banyak banget. Kami melihat kecenderungannya seperti itu," kata Adita di sela peresmian kerja sama Bike Sharing di Universitas Indonesia, Depok, Rabu (14/3/2018).



Adita pun berpendapat bahwa penyertaan data terjadi tak hanya ketika registrasi kartu SIM, tapi di sejumlah keperluan. Di sinilah menjadi faktor penyalahgunaan data tadi.

"Mungkin istilahnya bukan bocor, tapi memang ada yang secara sengaja menggunakan data orang lain yang bukan menjadi haknya," ucapnya.

Di Telkomsel sendiri, lanjut Adita, kemungkinan untuk terjadi kebocoran sangat kecil. Bisa saja ada, namun ia mengaku belum menerima laporan.



Isu kebocoran data pelanggan kartu SIM prabayar ini memang tengah heboh di kalangan masyarakat walau sebenarnya tidak benar. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dengan tegas mengatakan tidak pernah terjadi kebocoran data.

"Registrasi prabayar ini Kominfo itu tidak data satu pun pelanggan yang bocor, Mau bocor apanya? Kalau ban, bocor itu ada anginnya. Nah, ini nggak ada anginnya di Kominfo. Jadi, apanya yang bocor?" ujarnya di Gedung Perpustakaan Nasional, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. (rou/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed