Perusahaan telekomunikasi milik Axiata dari Malaysia itu mengaku siap menggelontorkan Rp 7 triliun dari 90% alokasi anggaran berlanja modal (Capex) untuk fokus membangun dan membenahi infrastruktur jaringan data.
Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini mengungkapkan alasan di balik agresifnya pembangunan jaringan tahun ini. Pasalnya, tahun lalu XL berhasil mencatatkan kinerja yang kuat dengan pendapatan dari layanan data sebagai kontributor utama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pencapaian XL Axiata sepanjang 2017 secara jelas memberikan sinyal bahwa kini saatnya kami musti melangkah ke fase berikutnya," jelas Dian dalam keterangan yang diterima detikINET, Selasa (13/2/2018).
Fase berikutnya yang dimaksud Dian adalah memaksimalkan kemampuan jaringan data guna meningkatkan kualitas layanan, juga memperluas cakupan layanan ke area-area luar Jawa.
"Ini adalah momentum yang tepat untuk kami mencanangkan tekad jadi lebih baik, sehingga akan semakin memuaskan pelanggan dan para pemangku kepentingan lainnya," sambung Dian.
Foto: dok. XL Axiata |
Memasuki 2018 ini, lanjut Dian, XL Axiata mengambil spirit 'Jadi Lebih Baik'. Spirit ini mendasari komitmen untuk terus berusaha menjadi lebih baik dengan mengembangkan jaringan data berkualitas ke berbagai penjuru Tanah Air.
"Pembangunan jaringan data masih akan dilakukan di Jawa, terutama untuk peningkatan kualitas layanan, sedangkan prioritas dilaksanakan di luar Jawa untuk melanjutkan perluasan jaringan 4G LTE yang sudah berlangsung sejak tahun lalu," ujarnya.
"Tahun ini, XL Axiata berencana akan menambah jumlah BTS baru dengan jumlah relatif sama dengan penambahan di tahun 2017, termasuk untuk perluasan cakupan layanan 4G LTE," lanjut Dian.
Dia menyebut bahwa tahun 2017 lalu, cakupan layanan data 3G/4G LTE XL Axiata mencapai sekitar 93%, sedangkan layanan 4G mencapai 85% dari total populasi.
Dari pembangunan tahun lalu, jaringan 4G LTE XL Axiata telah menjangkau 360 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia, ditopang oleh lebih dari 17.000 BTS 4G dan hampir 46.000 BTS 3G. Dalam pembangunan jaringan data tersebut, wilayah di luar Pulau Jawa mendapatkan perhatian besar.
"Dari total BTS yang dibangun sepanjang 2017, 60% di antaranya berada di luar Jawa. Pembangunan jaringan data di luar Jawa berhasil meningkatkan kualitas layanan dan juga perluasan wilayah layanan," pungkas Dian. (rou/rou)
Foto: dok. XL Axiata