Kekalahan Manchester United dari Newcastle United dalam lanjutan Premier League menjadi sorotan publik. The Red Devils harus mengakui keunggulan The Magpies dengan skor 2-1 di St. James' Park, meski sempat unggul jumlah pemain setelah lawan kehilangan satu pemain karena kartu merah.
Dilansir dari detikSport, laga berjalan dramatis sejak awal. Newcastle lebih dulu membuka keunggulan melalui penalti Anthony Gordon pada injury time babak pertama.
Manchester United sempat menyamakan kedudukan di babak kedua, namun gol spektakuler Will Osula di menit-menit akhir memastikan kemenangan bagi tuan rumah. Kekalahan ini juga menjadi yang pertama bagi interim manager Michael Carrick setelah delapan pertandingan terakhirnya memimpin Manchester United.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu momen yang ramai dibicarakan usai pertandingan adalah masuknya Tyrell Malacia pada menit ke-85. Bek kiri asal Belanda itu menggantikan Noussair Mazraoui yang mengalami cedera.
Malacia yang sempat lama absen karena cedera langsung menjadi sasaran kritik warganet di media sosial. Di platform seperti X (Twitter), sejumlah suporter Setan Merah menilai penampilannya kurang siap di momen krusial pertandingan.
"ga main bola setahun bjir ketemu bekam persib juga diobok2 itu kayanya. apes tapi ini apes yg dibikin sendirii fa*** lah," kata @itskindaniel.
"Udah punya firast buruk pas doi masuk wkwk," ucap @nosmoke_sanji.
"Apa yang diharapkan dri pemain yang setahun gak main," ujar @mufliih_.
"Kamu ngapain Malacia? Besok-besok kalo disuruh main, pura-pura ke Toilet aja," kata @UnitedAsk.
"malacia kalo mau ngelamun mending lu balik ke kamar. jangan di lapangan," sindir @xnana_e.
"malacia makhluk mitologi pembawa kekalahan," tuding @Godsfingerr.
Kritik terhadap Malacia sebenarnya bukan hal baru. Sejak pulih dari cedera panjang, masa depannya di Manchester United sempat menjadi perdebatan pada bursa transfer musim panas lalu.
Penampilan singkatnya dalam laga melawan Newcastle dinilai sebagian suporter sebagai salah satu faktor yang berujung pada gol kemenangan tuan rumah.
Usai pertandingan, Michael Carrick mengakui timnya gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.
"Kami punya peluang lebih banyak, tapi detail kecil membuat kami kalah. Kami harus lebih klinis," ujarnya.
Newcastle, yang bermain dengan 10 orang sepanjang babak kedua, justru mampu bertahan solid dan memaksimalkan serangan balik. Gol Osula yang disebut banyak pengamat sebagai wonder goal menjadi penutup dramatis laga tersebut.
Bagi Manchester United, kekalahan ini membuat tekanan semakin besar di papan tengah klasemen Premier League. Carrick pun dituntut segera menemukan solusi agar performa tim kembali stabil.
(afr/afr)

