"Nggak ada FUP," singkat Alexander Rusli, Presdir dan CEO Indosat Ooredoo saat meluncurkan Gig di kantor pusat Indosat di Jakarta, Kamis (18/2/2016).
Selain itu, untuk saat ini pelanggan Gig pun dibebaskan dalam mengakses konten di internet, tanpa pemblokiran apapun. "Pelanggan bebas mengakses apapun, tentunya yang legal, di internet," ujar Prashant Gokarn,Chief New Business & Innovation Officer Indosat Ooredoo dalam acara yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gig adalah sambungan internet dengan koneksi fiber optik, dengan kecepatan antara 5 Mbps sampai 1 Gbps. Tarif yang dipatok untuk layanan internet broadband ini berkisar dari Rp 250 ribu sampai Rp 5,5 juta.
Layanan Gig sebenarnya sudah aktif sejak Q2 2015 lalu, atau tepatnya sudah 9 bulan berjalan. "Selama 9 bulan itu Gig sudah terpasang di 100 ribu rumah," ujar Prashant Gokarn,Chief New Business & Innovation Officer Indosat Ooredoo dalam acara yang sama.
Saat ini Gig sudah tersedia di sejumlah apartemen yang berlokasi Jabodetabek dan Bandung. Selama tahun 2016 ini, Indosat menargetkan pasarnya ke kota besar lain seperti Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Makassar, Balikpapan dan Bali. "Kami akan menambah cakupan di 10 sampai 20 kota tahun 2016 ini," ujar Arpad Istvan Kiraly Commercial and Business Director IM2.
(asj/fyk)