Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Banyak Tukang Tipu, Pelanggan Tolak Hadiah Mobil Operator

Banyak Tukang Tipu, Pelanggan Tolak Hadiah Mobil Operator


Angling Adhitya Purbaya - detikInet

Ilustrasi (Ist.)
Semarang - SMS penipuan bermodus memenangkan undian dengan mengatasnamakan operator seluler tidak hanya meresahkan pelanggan telepon seluler, namun juga operator aslinya.

Saking banyaknya SMS penipuan, saat ini masyarakat banyak yang tidak merespons jika ada pesan yang mengumumkan pemenang. Hal itulah yang membuat operator seluler kerepotan untuk meyakinkan pemenang.

Regional sales Manager XL Semarang Eka Dwidasa Kornia mengatakan, kondisi ini pernah terjadi di Semarang ketika ada pemenang mobil Mazda 2 bulan Oktober lalu. Pihaknya harus meyakinkan berkali-kali kepada pemenang undian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nasional di Jakarta diumumkan pemenangnya kemudian info ke region. Kita SMS," kata Eka kepada detikINET, Selasa (22/12/2015).

SMS dari nomor 817 itu ternyata tidak direspons oleh pemenang yang berada di daerah Candi, Semarang. Pihak XL juga sudah berusaha menghubungi pemenang hingga lima kali dan ternyata hasilnya sama saja.

"Pemenang baru yakin setelah kita datangi rumahnya," ujar Eka.

Pihak XL akan berusaha meyakinkan pemenang dalam undian yang diselenggarakannya, bahkan jika harus mendatangi rumah pemenang malam-malam karena hari berikutnya bakal langsung diadakan serah terima hadiah.

"Kemarin itu yang menang (mobil) Mazda ada dua orang di Semarang, Candi sama Genuk," ujarnya.

Jika XL mengadakan undian, lanjut Eka, maka pemenang akan dihubungi oleh 817 dan yang pasti tidak dipungut biaya. Oleh karena itu, pelanggan diimbau agar berhati-hati jika mendapatkan SMS penipuan atas nama operator seluler.

"Free, tidak dipungut biaya," katanya.

Eka pun memberikan solusi yaitu jika ada SMS mengatasnamakan XL, maka bisa langsung mengkonfirmasi ke 817 atau datang ke XL Center di kota masing-masing. Hal yang patut dicurigai adalah jika isi SMS meminta agar menghubungi pihak-pihak tertentu yang bukan institusi atau tidak jelas.

"Lihat juga website yang tertera, kalau pakai blogspot sudah pasti penipuan. Website XL itu www.xl.co.id kalau di luar itu patut dicurigai," pungkasnya.

(alg/ash)







Hide Ads