Pengangkatan ini sempat menimbulkan rumor bahwa Sarwoto ditempatkan sebagai kompensasi atas perannya dalam memuluskan Joko Widodo dalam kampanye pemilihan presiden sebagai tim IT dari Nasdem.
Sarwoto pun sebelumnya sempat digadang-gadang akan dipilih Jokowi sebagai Menkominfo sebagai jatah dari mitra koalisi Nasdem.
Kabar itu pun sempat dikonfirmasi ke President Director & CEO Indosat Alexander Rusli usai RUPSLB di kantor pusat Indosat, Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Alex mengatakan, penunjukan Sarwoto merupakan inisiatif pemerintah. Namun ia tidak melihat hal tersebut sebagai langkah politis.
"Buat Pak Sarwoto ada penurunan jabatan. Tapi namanya tugas dari negara, pastinya bisa di mana saja (posisinya)," ujarnya.
Dalam rilis yang dikeluarkan pihak Indosat tidak mencantumkan tanggung jawab yang akan diemban oleh Sarwoto saat duduk di kursi direktur. Saat ditanyakan hal tersebut, Alex menjawab, "Kami belum tentukan. Namun akan disesuaikan," ujarnya.
"Baru dapat namanya tadi pagi. Saya coba telepon belum berhasil. Semoga beliau mau," tutup Alex.
Berikut susunan direksi baru Indosat:
- Alexander Rusli sebagai Direktur Utama
- Caba Pinter sebagai Direktur
- Joy Wahjudi sebagai Direktur
- John Martin Thompson sebagai Direktur
- Sarwoto Atmosutarno sebagai Direktur